Hendi Ingatkan Semarang Masih Dalam Pandemi
Bagi bantuan tabung oksigen

By Redaksi SS 14 Nov 2021, 20:10:33 WIB Balaikota / DPRD
Hendi Ingatkan Semarang Masih Dalam Pandemi

Keterangan Gambar : Wali Kota Semarang saat melakukan serah terima tabung oksigen dan regulator di lobi kantor Wali Kota Semarang beberapa. (foto: istimewa)


Semarangsekarang.com - Pemerintah Kota Semarang hingga kini terus berupaya meningkatkan pelayanan rumah sakit untuk menekan angka Covid-19 sekaligus mengantisipasi bila terjadi lonjakan kasus. Terbaru, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengumpulkan seluruh pimpinan rumah sakit dan Puskesmas di Kota Semarang dan membagikan ribuan tabung oksigen secara gratis. 

“Kita menginginkan kawan-kawan tetap mengantisipasi terkait dengan pandemi Covid-19;ini. Saya ingin mereka tetap memiliki sarana prasarana yang komplit,” ungkap Hendi sapaan akrabnya saat melakukan serah terima tabung oksigen dan regulator di lobi kantor Wali Kota Semarang beberapa waktu lalu.

Tercatat dalam acara bertajuk peringatan Hari Kesehatan Nasional tersebut, Hendi mengumpulkan 32 pimpinan rumah sakit dan 37 Puskesmas di bawah Dinas Kesehatan Kota Semarang. Hendi membagikan 1.127 tabung oksigen dan regulator dengan rincian 677 tabung oksigen berukuran satu meter kubik (m3) dan 450 tabung berukuran 6 m3. 

"Tabung tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Perindustrian yang diberikan kepada Pemerintah Kota Semarang dalam rangka penanganan Covid-19," ungkapnya.

“Jumlahnya mungkin tidak seberapa, tapi ini tanda cinta kami karena panjenengan selama ini bareng-bareng bantu kita keluarga kota Semarang terutama pada saat pandemi Covid,” ungkap Hendi di depan para pimpinan rumah sakit di Kota Semarang.

Pihaknya juga mengapresiasi kinerja dari rumah sakit di Kota Semarang yang sukses dalam melandaikan kasus Covid-19 secara konsisten berada di level 1. “Kerja keras panjenengan Alkhamdulillah terukur dan membuat kita di wilayah kondusif dan  aman,” puji Hendi.

Pihaknya pun tidak lupa memberikan pesan untuk tetap waspada dalam menghadapi Covid-19 karena hingga saat ini pandemi belum usai. “Kita harus terus mengedukasi masyarakat terkait prokes, panjenengan juga siapkan rumah sakitnya bila ada ledakan siap menerima pasien,” ujarnya.

Pesan tersebut bukan merupakan ancaman atau sifatnya menakut-nakuti, namun diakui Hendi dalam setiap rapat dengan Menko Marves Luhut Panjaitan dan Pemerintah Pusat, pihaknya selalu diwanti-wanti akan adanya potensi lonjakan gelombang ketiga bila mobilitas warga tetap tinggi selama bulan Desember. Sehingga hal ini membutuhkan komitmen semua pihak di Kota Semarang untuk tetap mentaati protokol kesehatan. (subagyo-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment