Hendi Siap Disuntik Vaksin Covid-19 yang Pertama

By Redaksi SS 13 Jan 2021, 19:56:06 WIB Kesehatan
Hendi Siap Disuntik Vaksin Covid-19 yang Pertama

Keterangan Gambar : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, siap menjadi yang pertama disuntik vaksin Covid-19. (foto: tangkapan layar ig hendrar prihadi)


Semarangsekarang.com - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dipastikan akan menjadi orang pertama di Kota Semarang yang akan divaksin Covid-19 Sinovac. Penyuntikan vaksin kepada Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu dijadwalkan di Puskesmas Pandanaran, Kota Semarang, Kamis, (14/01/2021) pukul 09.00 WIB.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Mochamad Abdul Hakam, Rabu (13/01/2021). Hakam sendiri menjelaskan, saat ini Pemerintah Kota Semarang telah memiliki 38.240 vaksin untuk 18.710 tenaga kesehatan (nakes) di Ibu Kota Jawa Tengah. 

"Kami telah menerima vaksin sebanyak 38.240 vial yang setara dengan 19.120 sasaran, karena satu orang akan divaksin dua kali. Sedangkan untuk jumlah nakes di Kota Semarang ada 18.710, sehingga untuk tahap I pemberian vaksin kepada nakes bisa terpenuhi," tutur Hakam.

Terkait rencana penyuntikan perdana vaksin Covid-19 Sinovac kepada Hendi selaku Wali Kota Semarang, Hakam menuturkan, selain Hendi juga ada sembilan pimpinan daerah lainnya yang akan divaksin bersama Hendi.

"Hari Kamis yang akan disuntik vaksin ada 10 orang dari jajaran pimpinan daerah, termasuk Pak Wali. Dan untuk yang pertama kali divaksin sendiri rencananya beliau (Hendi) di Puskesmas Pandanaran," ungkap Hakam.

Dengan diberikannya vaksin yang pertama kepada Hendi, diharapkan masyarakat dapat semakin yakin dan mantab untuk juga menerima vaksin tersebut. "Point-nya adalah vaksin yang diberikan untuk vaksinasi massal di Kota Semarang ini aman dan halal. Dibuktikan dengan vaksin tersebut Kota Semarang pertama kali disuntikkan kepada Pak Wali, yang mana jika tidak baik, pasti tidak akan dilakukan." tandas Hakam.

Hendi sendiri sebelumnya telah menyatakan dirinya siap pada berbagai skema terhadap dirinya dalam pembagian vaksin Covid-19 di Kota Semarang. Pasalnya, Hendi sendiri merupakan penyintas covid-19 dengan  antibodi yang cenderung tinggi terhadap virus tersebut, sehingga dimungkinkan tidak menjadi kelompok prioritas penerima vaksin.

"Prinsip kami, kalau seorang Wali Kota harus divaksin terlebih dulu, kami siap. Tapi kalau saya mendengar orang yang pernah terkena Covid tubuhnya jauh lebih kuat, jika harus yang lain dulu pun kami juga siap," aku Hendi.

Siap menyeluruh

Di sisi lain, pembagian vaksin di Kota Semarang telah dipastikan kesiapannya secara menyeluruh. "Baik sarana prasarana, SDM, sistem, dan tempat pelayanan semuanya telah disiapkan. Pelaksanaannya dilakukan dengan sistem antrian sehingga tidak berkerumun dengan pembatasan 15 orang setiap sesi. 
Vaksinasi akan dilakukan di 58 titik yaitu 37 puskesmas, 19 rumah sakit, dan satu balai kesehatan masyarakat (balkesmas)," jelas Hendi.

Wali Kota Semarang itu juga meminta kepada masyarakat untuk tidak khawatir terkait jatah vaksin yang ada. "Tahap pertama ini untuk tenaga kesehatan terlebih dahulu, namun tidak perlu khawatir kelompok masyarakat yang lain juga akan memperoleh vaksinasi pada tahapan berikutnya,” tandasnya. (subagyo-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment