Investasi Bodong Senilai Rp 500 Juta Terungkap
Tersangka Cewek Single Berusia 21 Tahun

By Redaksi SS 18 Nov 2021, 08:17:05 WIB Dari Daerah
Investasi Bodong Senilai Rp 500 Juta Terungkap

Keterangan Gambar : Kapolres AKBP Warsono SH SIK MH, didampingi Kasatreskrim AKP M Fachrur Rozi SIK MIK, Kasubag Humas AKP Edy Purwanto saat konferensi pers menunjukkan barang bukrti pengungungkapan kasus investasi bodong di Mlonggo, Jepara, Rabu (17/11/2021). (foto: boedi/SS)


Semarangsekarang.com (Jepara) - Kasus penipuan dengan modus investasi bodong di Mlonggo, Kabupaten Jepara berhasil terungkap Polres Jepara. Terungkapnya kasus ini karena ada laporan dari korban bernama LA warga desa Bangsri, Kecamatan Bangsri, Jepara. 

Tersangka dalam kasus ini adalah perempuan berinisial YN (21 tahun), warga desa Jambu Barat, Kecamatan Mlonggo, Jepara. YN sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka setelah beberapa kali mangkir saat pemanggilan oleh polisi sebagai saksi saat adanya laporan dari LA, jelas Kapolres AKBP Warsono SH SIK MH saat konferensi pers di aula Mapolres Jepara, Rabu (17/11/2021).

Pada konferensi pers Kapolres juga didampingi, Kasatreskrim AKP M Fachrur Rozi SIK MIK, Kasubag Humas AKP Edy Purwanto serta beberapa anggota dan Propam Polres Jepara. 

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan tim reskrim Polres Jepara didapat bukti ada sekitar 200 orang korban dan nominal kerugian sampai Rp 500 juta. Modus penipuan tersangka adalah dengan menjanjikan keuntungan sampai 10%, dalam jangka waktu 4-13 hari. Dari keuntungan yang di janjikan tersebut, maka banyak warga yang tertarik untuk berinvestasi kepada YN.

Dalam operandinya, YN menjanjikan keuntungan melalui status WA untuk anggota (member) yang berinvestasi. Investasi berupa uang cash ini, dikutip secara langsung serta melalui reseller yang juga mendapat fee (keuntungan) dari uang kutipan tersebut, namun nyatanya reseller juga ikut jadi korban karena turut berinvestasi. Hal ini terungkap dari pemeriksaan 16 saksi yang terdiri dari 12 member dan 4 reseller

Barang bukti dalam kasus penipuan atau investasi bodong yang tidak berizin ini, di antaranya adalah,  bukti transfer, buku tabungan, HP android, screenshot WA dan lain-lain. 

Sedangkan uang hasil penipuan itu hanya digunakan untuk keperluan pribadi YN, ungkap Kasatreskrim. Sedangkan status tersangka YN sendiri adalah masih bujang,. "Tersangka YN masih single," seloroh Kasatreskrim. 

Atas perbuatan tersangka YN ini, diancam melanggar pasal 378 dan atau Pasal 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 4 (empat) tahun. (boedi-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment