Jalur Pesepeda Ditandai Garis Warna Hijau

By Redaksi SS 23 Okt 2020, 18:14:42 WIB Semarangan
Jalur Pesepeda Ditandai Garis Warna Hijau

Keterangan Gambar : Semarang mulai menerapkan jalur khusus sepeda. Sementara jalur khusus ini hanya disediakan di beberapa jalan protokol dulu. (foto: subagyo)


Semarangsekarang.com - Pemerintah Kota Semarang kini telah merealisasikan  pengecatan jalur untuk sepeda. Pengecatan jalur sepeda warna hijau dimulai dari titik nol kilometer Kota Semarang yakni di depan Kantor Pos Johar. Lalu, ke arah barat - Jalan Pemuda - Jalan Pandanaran - Lingkar Simpanglima - Jalan Gajah Mada. 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Endro P Martanto mengatakan, pengecatan di bahu jalan untuk jalur sepeda berpedoman pada Peraturan Menteri Perhubungan nomor 59 tahun 2020 tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan. 

Jalur sepeda di Kota Semarang ditandai dengan pemasangan rambu-rambu bergambar sepeda dan garis hijau yang tertera di bahu atau badan jalan raya.

"Pada intinya sesuai pasal 12 Bab 3 PM 59 tahun 2020 bahwa, jalur sepeda ada di badan jalan, bedanya telah kami beri penanda," kata Endro usai meresmikan jalur sepeda di Jalan Pemuda, Jumat (23/10/2020). 

Endro menambahkan, pembuatan jalur sepeda terbagi menjadi empat segmen mengingat anggaran yang cukup terbatas. Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang berupaya melakukan pengecatan membuat jalur sepeda warna hijau di beberapa ruas jalan terlebih dahulu. 

"Ini menjadi 4 segmen karena kaitannya dengan anggaran. Teman-teman gowes pesepeda onthel punya semangat kalau bisa semua ruas jalan. Ini upaya kami saat ini merealisasikan beberapa ruas jalan," terangnya. 

Saling menghargai 

Dengan adanya jalur sepeda, dia berharap pengendara baik sepeda, sepeda motor, maupun mobil harus saling menghargai. Kendaraan roda dua maupun roda empat juga diharapkan tidak menyerobot jalur yang semestinya digunakan untuk para pesepeda. 

"Nanti rekan-rekan satlantas yang melakukan penegakan karena ini bagian dari rambu yang dijalankan. Kami berharap saling menghargai dan menghormati sesama pengguna jalan raya," tuturnya.

Endro juga mengingatkan ada beberapa larangan bagi para pesepeda antara lain, tidak boleh menggunakan alat seluler, menggunakan payung, mengangkut barang bermuatan berat, dan melewati batas marka. 

Kanit Dikyasa Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Rina Rustiani menambahkan, pihak kepolisian saat ini akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada pengguna jalan terkait adanya jalur sepeda. Apabila sudah tersosialisasikan, penegakan diatur dalam UU Nomor 2/2009. 

"Kami sosialisasikan terlebih dulu supaya masyarakat tahu, dan supaya tidak terjadi apa-apa," ucapnya.

Menurutnya, Kota Semarang memang sudah waktunya memiliki jalur sepeda. Hal ini demi keselamatan seluruh pengguna jalan. Pihaknya pun sangat mendukung adanya jalur sepeda tersebut. 

"Kami berharap rekan-rekan komunitas sepeda tetap menaati aturan, protokol kesehatan juga tetap ditaati," imbuhnya. (subagyo-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment