Jembatan Kaca Tinjomoyo Dibangun 2021
Dianggarkan Rp 12 miliar

By Redaksi SS 16 Des 2020, 20:36:03 WIB Balaikota / DPRD
Jembatan Kaca Tinjomoyo Dibangun 2021

Keterangan Gambar : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, pastikan Jembatan Kaca Tinjomoyo dibangun 2021. (foto: subagyo/SS)


Semarangsekarang.com - Jembatan kaca hutan wisata Tinjomoyo merupakan salah satu project unggulan Pemerintah Kota Semarang yang seharusnya telah dikerjakan tahun 2020. Tetapi lantaran pandemi Covid-19 membuat proyek tersebut tertunda akibat terdampak refocusing anggaran Pemerintah Kota Semarang tahun 2020, yang lebih terfokus penanganan virus corona atau Covid-19.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi akhirnya memutuskan untuk kembali mengupayakan berjalannya project jembatan kaca tersebut tahun 2021, sebagai bagian dari proyek strategis yang sebelumnya tertunda. 

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut, menyampaikan bahwa, pembangunan jembatan kaca hutan wisata Tinjomoyo menjadi prioritas guna mendorong bangkitnya perekonomian Kota Semarang, dimana sejak tahun 2016 fokus pada kegiatan perdagangan dan jasa, yang bertumpu pada sektor pariwisata.

Hendi mengharapkan, adanya objek wisata jembatan kaca di Kota Semarang, mampu memperkuat daya tarik kota yang dipimpinnya tersebut, dan mampu kembali menggairahkan perputaran ekonomi.

Hendi sendiri mengungkapkan, jembatan kaca yang segera dibangun nantinya dibuat khusus untuk wisata, dan dilengkapi efek kaca pecah, yang mampu menantang adrenalin pengunjung.

"Secara teknis kami persiapkan agar jembatan kaca ini memiliki atraksi tertentu, yang kemudian dapat mendorong pengunjung untuk mengunggahnya ke media sosial, dimana ini juga menguntungkan dari segi promosi kota," ungkap Hendi, Rabu (16/12/2020).

Anggaran 12 miliar

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Semarang, Sih Rianung secara detail menerangkan, jembatan kaca nantinya akan dibangun melintasi sungai Kaligarang yang berdekatan dengan hutan wisata Tinjomoyo. 

“Panjangnya 64 meter, lebar 2,5 meter, tinggi 15 meter, memang tidak setinggi yang ada di luar negeri, tapi kami upayakan agar tidak kalah menarik, anggarannya yang disiapkan sebesar 12 miliar rupiah,'' ungkap Rianung.

Dinas Pekerjaan Umum sendiri sudah mempersiapkan kelengkapan berkas lelangnya, dengan harapan awal tahun 2021 bisa segera ditayangkan," tandasnya. (subagyo-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment