Operasi Zebra Candi Lebih Humanisme dan Edukatif
Tidak disertai penilangan

By Redaksi SS 15 Nov 2021, 12:22:45 WIB Sekitar Kita
Operasi Zebra Candi Lebih Humanisme dan Edukatif

Keterangan Gambar : Wakapolda Jateng Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji, saat memeriksa jajarannya pada apel pasukan Operasi Zebra Candi 2021, Senin (15/11/2021) di Mapolda Jateng. (foto: wahid)


Semarangsekarang.com - Polda Jawa Tengah menggelar Operasi Zebra Candi 2021. Operasi yang berlangsung mulai hari ini (Senin, 15/11/2021) sampai dengan 28 November mendatang tidak disertai dengan tindakan penilangan terhadap pelanggar lalu lintas melainkan melakukan imbauan dan edukasi.

Wakapolda Jateng Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji mengatakan Operasi Zebra Candi 2021 yang dilakukan jajarannya itu, lebih mengedepankan sisi humanis dan edukatif kepada masyarakat. “Jad petugas kepolisian yang bertugas di lapangan hanya melakukan imbauan dan edukasi saja kepada pelanggar lalu lintas.” katanya usai memimpin apel pasukan Operasi Zebra Candi 2021 di halaman Mapolda, Senin (15/11/2021).

Menurutnya, upaya yang dilakukan anggota kepolisian itu bertujuan agar masyarakat lebih paham dan peduli terhadap keselamatan dan keamanan selama berkendara di jalan raya. 

''Operasi Zebra Candi ini memiliki maksud dan tujuan, adalah mengurangi terjadinya jumlah pelanggaran yang akan berakibat kepada terjadinya peristiwa laka lantas. Sasaran operasi adalah yang berpotensi terhadap fatalitas laka lantas," tambahnya.

Kenapa operasi zebra candi ini memiliki maksud dan tujuan untuk mengurangi terjadinya tingkat jumlah pelanggaran yang berakibat pada kecelakaan. Adaoun sasaran dari operasi ini adalah segala gangguan yang mmiliki potensi angka pelanggaran yang berakibatan kecelakaan. 

Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Agus Suryo menambahkan, pihaknya mengerahkan 294 personel yang bertugas selama Operasi Zebra Candi 2021. Terutama, untuk yang ada di lingkungan Ditlantas Polda Jateng.

“Mereka petugas yang berada di lapangan sudah diperintahkan untuk menegur pelanggar lalu lintas dan tidak disarankan melakukan penilangan,” katanya.

"Sasaran daripada kegiatan Operasi Zebra adalah mendisiplinkan pengguna jalan, baik protokol kesehatan dan disiplin berlalu lintas. Dalam rangka mewujudkan keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Jadi, tidak ada Operasi Zebra yang bersifat represif," ujar Agus.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, pelaksanan Operasi Zebra Candi 2021 dipersiapkan untuk menghadapi Operasi Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 mendatang. Namun, untuk pelaksanaan Operasi Nataru masih menunggu kebijakan dari Korlantas Polri. (wahid-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment