Pemkot Gencar Gelar Vaksinasi Akhir Tahun

By Redaksi SS 16 Des 2021, 17:38:24 WIB Semarangan
Pemkot Gencar Gelar Vaksinasi Akhir Tahun

Keterangan Gambar : Flyer dokumen DKK Semarang.


Samarangsekarang.com - Pemerintah Kota Semarang terus gencar melakukan vaksinasi hingga menjelang akhir tahun, pada libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Pelaksanaan vaksinasi terutama fokus kepada warga dengan jemput bola atau door to door.

Petugas kesehatan mencari warga yang enggan divaksin dengan menerapkan program 'Ndodog Lawang' atau door to door  melibatkan anggota kepolisian dan tokoh warga.

Seperti yang dilakukan tim Vaksinator Puskesmas Bugangan dan Bhabinkamtibmas Polsek Semarang Timur. Petugas menyisir warga yang enggan divaksin dan warga yang berada di wilayahnya. 

Vaksinasi dilakukan secara door to door, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Semarang Timur, Aipda Sukatmo, keliling menggunakan pengeras suara mengajak warga untuk turut vaksinasi. Ia melakukan sosialisasi mengajak warga untuk vaksin hingga, Rabu (15/12/2021) kemarin.

Meski sudah mengajak warga vaksin, petugas masih menjumpai sejumlah warga yang menolak untuk divaksin, 
“Saya tidak mau ikut vaksin. Ada yang meninggal habis vaksin," ucap warga pendatang asal Salatiga, Siti Mukayah (63 tahun) saat disambangi petugas. 

Mukayah mengaku, menolak divaksin atas permintaan anaknya. "Anak saya melarang saya untuk vaksin, jadi jangan paksa saya untuk divaksin," tandasnya. 

Berbeda dengan Siti Mukayah, warga lain, Taufik Nur (22 tahun), juga sempat menolak untuk divaksin. Namun, setelah mendapat penjelasan dari petugas, Taufik akhirnya bersedia disuntik vaksin. 

Vaksin ditempat

Dalam vaksinasi Ndodog Lawang, tim vaksinator mendatangi setiap rumah warga dan mengajak untuk vaksin di tempat. Bahkan, ada beberapa warga yang tengah asyik tidur siang dibangunkan petugas. Selepas tahu ada program vaksin secara langsung, mereka lantas bersedia divaksin.

“Masih tidur tadi. Dengar pintu diketuk dan ada polisi, ternyata mau nyuntik vaksin. Kaget juga senang didatangi petugas, jadi tiak perlu datang ke puskesmas dan antre,” kata Nur Asiah, salah satu warga.

Koordinator Vaksinator Puskesmas Bugangan Semarang Timur Dokter Krisitiana mengatakan, Pemerintah Kota Semarang memiliki strategi untuk percepatan vaksinasi. Strategi yang dilakukan dengan jemput bola 'Ndodog Lawang' warga.

Strategi untuk percepatan vaksinasi pencapaian  hampir 100 persen dalam vaksinasi dosis pertama. Lalu, disusul vaksinasi dosis kedua dengan target 100 persen pada akhir tahun 2021. (subagyo-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment