Pemkot Semarang Berkomitmen Tambah RTH
Hendi dorong pembangunan melalui inovasi

By Redaksi SS 03 Nov 2021, 20:16:45 WIB Semarangan
Pemkot Semarang Berkomitmen Tambah RTH

Keterangan Gambar : Lapangan Taman Mijen, salah satu ruang terbuka hijau yang digunakan sebagai aktivitas warga di kawasan Mijen dan sekitarnya. (foto: dok SS)


Semarangsekarang.com - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menegaskan, Pemkot komitmen melakukan penambahan ruang terbuka hijau (RTH) sebagai sarana aktivitas masyarakat, dan juga peningkatan penghijauan.

Untuk itu, meski fokus Pemerintah Kota Semarang saat ini masih pada penanganan Covid-19, namun Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu menegaskan tetap berupaya mendorong pembangunan melalui berbagai inovasi. Salah satunya, membuka ruang keterlibatan pihak swasta dalam realisasi pembangunan.

Sebut saja, Taman Ecobrick dan Taman Parkour yang proses pembangunannya mendapatkan dukungan dari PT Marimas Putra Kencana. Selain itu, juga ada Taman Pierre Tendean, atau bahkan Taman MT Haryono yang didukung oleh PT Cakrawala Sakti Kencana. Tidak hanya itu, dukungan kepada Pemerintah Kota Semarang juga didapatkan dari PT Jasa Raharja melalui penanaman 101 pohon jenis pule dan tabebuya di Kota Semarang. 

Untuk itu, Hendi sendiri mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat aktif dalam menjaga masivitas pembangunan di Kota Semarang. "Harapannya, keterlibatan pihak - pihak yang sudah berkontribusi ini juga dapat memantik keterlibatan lebih banyak pihak lagi," tutur Hendi, Rabu (03/11/2021).

Dikatakan, dengan konsep pembangunan Bergerak Bersama, Pemerintah Kota Semarang terbuka pada siapapun yang ingin berkontribusi dalam pembangunan. Kuncinya adalah taat asas dan aturan.

Kualitas pembangunan 

Di sisi lain, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Semarang, Ali, meyakinkan bahwa meski ada keterlibatan swasta dalam pembangunan sejumlah taman, namun kualitas pembangunan ada dalam pengawasannya bersama jajaran. 

"Jadi sebelum mulai dibangun, kami melakukan pengecekan dulu terkait rencana pembangunannya, agar bisa sesuai dengan standar kualitas Pemerintah Kota Semarang, dalam hal ini Disperkim," tandasnya.

"Dalam pengerjaannya pun Disperkim juga melakukan pengawasan agar realisasinya sesuai dengan yang telah disepakati," imbuhnya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Pertamanan Disperkim Kota Semarang, Murni Ediati mengungkapkan, untuk saat ini inisiasi keterlibatan pihak swasta dalam sejumlah project pembangunan memang lahir dari Pemerintah Kota Semarang. 

"Untuk yang sudah terealisasi sekarang, memang dari pihak kami yang mengajukan proposal, karena salah satu fokus inovasi kami adalah mendorong pembangunan supaya tidak bergantung pada APBD saja," pungkas wanita yang akrab disapa Pipie tersebut. (subagyo-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment