Pemugaran Makam Mbah Sholeh Darat Diteruskan
Di pemakaman Bergota Semarang

By Redaksi SS 16 Des 2021, 17:50:45 WIB Semarangan
Pemugaran Makam Mbah Sholeh Darat Diteruskan

Keterangan Gambar : Kondisi Makam tokoh ulama mbah Sholeh Darat di Jalan Bendungan, Kelurahan Randusari, Semarang Selatan, di kompleks TPU Bergota Semarang. (foto: subagyo/SS)


Semarangsekarang.com - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang segera akan melanjutkan pembangunan akses jalan masuk dan Joglo makam mbah Sholeh Darat di Bergota.

Kepala Disperkim Kota Semarang, Ali mengatakan, saat ini, Disperkim masih menyelesaikan pembangunan gapura makam yang direncanakan rampung akhir Desember tahun 2021 ini. 

Lalu, tahun 2022 dilanjutkan untuk pemugaran pendopo dan pembangunan akses jalan masuk ke Makam mbah Sholeh Darat, baik untuk jalan masuk dan jalan  keluar dari makam. 

"Tahun depan kami prioritaskan terlebih  dulu pembangunan untuk pendopo makam agar lebih bagus, baru nanti menyusul akses jalan masuknya," katanya, Kamis (16/12/2021).

Ali menambahkan, tahun 2022, bagian makamnya dulu yang diperbaiki, biar ahli waris ikut mendukung jika makam menjadi terlihat bagus dan indah. "Kalau makam sudah jadi terlihat bagus seperti makam-makam lainnya, harapannya ahli waris mengizinkan agar tidak ada halangan dalam pemugaran makam. 

Pak kyai dan alim ulama nanti juga ikut menyosialisasikan agar makam ulama mbah Sholeh Darat menjadi tertata lagi, dan terlihat terangnya. Sedangkan untuk akses jalan masuk makam, nantinya tidak menggunakan jalan diatas, tapi tetap berada di bawah, meski hanya selebar 60 centimeter. 

"Masyarakat bisa masuk, namun tetap punya jalur yang aman dilewati. Pak Wali tidak setuju dibangun jalan diatas. Sehingga akan menata makam lain, tidak harus memindahkan makam yang sudah ada," ucapnya. 

Menurut Ali, hanya dirapikan atau menggeser beberapa makam agar bisa dibangun akses jalan masuk makam mbah Sholeh Darat. Dan tidak merugikan ahli waris makam tersebut. 

Untuk pembangunan akses jalan masuk ke makam, lanjut dia, ada usulan yang masuk dari para Kyai dan alim ulama Kota Semarang untuk nantinya dalam pembangunan jalan juga bisa digunakan akses jalan untuk para disabilitas yang berziarah ke makam. 

"Kalau ini sudah terwujud, bisa menjadi satu-satunya di Indonesia yang makam- makam dikunjungi peziarah dengan memperhatikan para disabilitas,"imbuhnya. 

Total anggaran renovasi makam mbah Sholeh Darat mencapai Rp 1-1,5 miliar. Saat ini tengah proses pembangunan gapura, mudah-mudahan tahun ini juga sudah selesai. 

Selain melanjutkan pembangunan pendopo dan akses jalan makam. Termasuk, fasilitas toilet dan tempat wudhu peziarah. Kebutuhan air akan dilakukan oleh PDAM karena ini sangat penting. MCK dan tempat wudhu ada dibagian atas dan dibawah juga yakni berdekatan dengan gapura masuk.  

"Peziarah diharapkan sebelum masuk gapura melepas sandal dan sepatunya. Sehingga menjadi area masuk makam bersih," tambahnya.

Akses disabilitas

Kabid Pertamanan dan Permukiman Disperkim Kota Semarang, Murni Ediati menambahkan, selama ini tempat wisata religi seperti di makam-makam Sunan di Pulau Jawa, baru berupa tangga manual belum ada akses untuk para disabilitas. 

Untuk itu, di makam mbah Sholeh Darat akan diperhatikan ramah bagi disabilitas karena bisa dilewati  menggunakan kursi roda. Meski, belum ideal untuk masuk kursi roda. Karena memang saat ini lebar jalannya tidak sampai satu meter. 

"Saat ini lebar jalan masuk makam mbah Sholeh Darat sekitar 30-40 centimeter akan diperlebar menjadi 60 centimeter. Ada sekitar 37 ahli waris yang kena dampak pelebaran jalan makam. Kami berupaya, untuk bisa memberikan sosialisasi kepada ahli waris yang makamnya ada sedikit pergeseran dan diperbaiki dalam penataan makam, "pungkasnya. (subagyo-SS




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment