Rajungan Jadi Ekspor Utama ke Mancanegara

By Redaksi SS 05 Jan 2022, 19:08:58 WIB Ragam
Rajungan Jadi Ekspor Utama ke Mancanegara

Keterangan Gambar : Para pembicara dalam acara diskusi. (foto: wahid)


Semarangsekarang.com - Kemiskinan nelayan, harus menjadikan prioritas kebijakan dan negara harus hadir dalam proses penggantian alat tangkap yang tidak ramah lingkungan yang digunakan nelayan kecil. 

“Sehingga negara perlu menganggarkan pengganti pendapatan nelayan pada masa transisi penggantian alat,” kata Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (Ispikani) Wilayah jawa Tengah Prof Dr Suradi Wijaya Saputra dalam acara Diskusi Refleksi Pembangunan Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah Tahun 2021, menuju Pengelolaan Kelautan dan Perikanan yang Berkelanjutan di Tahun 2021 di Kafe Maritim, Dinas Kelautan dan Perikanan Prov Jateng. Jalan Imam Bonjol 134. Semarang.

Suradi menambahkan kerusakan lingkungan pesisir dan laut merupakan masalah yang sangat kompleks, sebagai ikutan permasalahan misalnya alat tangkap tidak ramah lingkungan, kemudian IUU Fishing, serta kesadaran masyarakat terkait pencemaran, dan lain-lain termasuk pemanasan global.

“Koordinasi lintas sektor dan lintas wilayah sehingga koordinasi ini sangat penting dan juga kunci keberhasilan pelaksanaan kebijakan penangkapan terukur, terutama terkait dengan pembagian kuota dan wilayah penangkapan,” tambahnya. 

Hadir dalam acara tersebut Kadis KP Prov Jateng Ir Fendiawan Tiskiantoro MSi, Kepala BBPI Semarang Widodo SPi MSc dan Dewan Pakar Ispikaniu Prof Dr Slamet Budi Prayitno.

Kadis KP Prov Jateng Ir Fendiawan Tiskiantoro, M.Si mengatakan untuk eksport dari Jawa Tengah Jenis Rajunagn ikan Surimi, Kakap, krapu, Udang dan sisik ikan. Semuanya berjumlah 57 jenis yang diueksport ke Mancanegara . “Rajungan itu ditangkap di laut hukan pembudidayaan,” katanya. (wahid-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment