Saat Usaha Seret, Sedekahnya Makin Berlipat
Hj Risnawati

By Redaksi SS 17 Jul 2021, 11:57:19 WIB SOSOK / POJOK
Saat Usaha Seret, Sedekahnya Makin Berlipat

Keterangan Gambar : Hj Risnawati. Bagikan makanan bagi penyintas Covid-19.


 

Semarangsekarang.com (Pekalongan) Virus Covid-19 terus menyebar ke berbagai tempat, hingga  di desa dan gunung. Virus asal Tiongkok, itu tak pilih-pilih mangsa, sehingga korbannya terus berjatuhan. Sebagian mampu bertahan dan sehat kembali seperti sediakala. Tetapi tidak sedikit yang akhirnya meninggal dunia. 

Maraknya pandemi Covid-19, ikut memantik munculnya gerakan gotong royong. Di mana mana, di kota hingga ke desa-desa, gerakan masa saling bantu, banyak ditemukan. Mereka membantu semampunya. Ada yang ikut memberi makanan bagi para penyintas Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri. Membantu menyediakan obat, hingga perlengkapan kesehatan lainnya. 

Yang menarik, bantuan tidak melulu diberikan oleh mereka yang kaya raya, pejabat ataupun saudagar. Acapkali, bantuan itu disampaikan oleh masyarakat kebanyakan, termasuk mereka yang usahanya tengah meredup lantaran Corona. 

Salah satu anggota masyarakat yang ikhlas mengulurkan tangannya membantu para penyintas Covid-19, itu adalah Hj Risnawati (48 tahun), warga Desa Kedungpatangewu, Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan.  Selama berlangsungnya PPKM Darurat, Risnawati membagikan makanan bagi para penyintas Covid-19 yang melaksanakan Isoman. Tetapi, jauh sebelum berlakunya PPKM Darurat, tepatnya sejak pandemi Covid berlangsung, Risna sudah banyak membantu masyarakat dalam bentuk sembako. 

Ide membantu memberi makanan, itu muncul karena Risnawati kerap melihat para penyintas Covid yang melakukan Isoman kesulitan mendapat makanan. Akibatnya, tak sedikit dari mereka yang mencari makanan sendiri. Dan itu rentan menularkan penyakit pada orang lain. Saat ini lebih dari 100 bungkus ia sediakan setiap hari bagi warga yang terpapar virus Corona. 

"Yang tempatnya dekat, saya kirim dua kali sehari, sementara yang jauh saya kirim satu kali sehari, tetapi ditambah dengan sembako," kata Risnawati saat dihubungi semarangsekarang.com Jumat (16/07/2021). 

Untuk menyediakan makanan,  Risna tidak memasaknya sendiri. Ia memilih membeli di  rumah makan yang ada di desanya. Tujuannya jelas agar warung tersebut tetap  buka meski pembeli yang datang dimasa pandemi, ini semakin sedikit. 

"Saya ingin ada susu beruang dalam paket makanan itu. Tapi sayang saat ini mencari susu beruang sangat susah," kata ibu dua putri hasil pernikahannya dengan Yasroni itu menambahkan. 

Dibantu dua putrinya, dan beberapa remaja tetangganya, Risna mengantarkan sendiri paket makanan tersebut ke rumah orang yang memerlukan. Terkadang, kalau tempatnya terlalu jauh, Risna meminta keluarga pasien yang masih sehat untuk menjemput di tempat yang sudah disepakati.

"Mari kita saling bantu, apalagi saat ini banyak orang yang membutuhkan uluran tangan kita. Jangan takut miskin karena beramal.  Sebaliknya, saat rezeki kita berkurang karena usahanya seret, saat itulah kita harus memperbanyak amal," kata anak ke 4 dari 5 bersaudara pasangan H Nasocha dan Hj Maesaroh ini menambahkan. (m budiono-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment