SNC 2021 Upaya Bangkitkan Perekonomian

By Redaksi SS 18 Nov 2021, 18:30:00 WIB Semarangan
SNC 2021 Upaya Bangkitkan Perekonomian

Keterangan Gambar : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama peserta SNC dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Indriyasari foto bersama. (foto: istImewa)


Semarangsekarang.com - Pelaksanaan Semarang Night Carnival (SNC) yang sempat tertunda karena pandemi Covid-19 digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang di, GOR Tri Lomba Juang, Rabu (17/11/2021) malam.

SNC 2021 mengusung tema ‘Kemilau Nusantara’ mengangkat 5 kostum yang terinspirasi dari 5 Destinasi Super Prioritas yang dicanangkan Presiden Jokowi. Ke 5 Destinasi tersebut yaitu Danau Toba Sumatra Utara, Borobudur Jawa Tengah, Labuan Bajo NTT, Mandalika NTB, dan Likupan Sulawesi Utara.

SNC dibuka dengan paduan suara mahasiswa (PSM) Universitas Negeri Semarang (Unnes), lengkap dengan aksi teatrikal Hanoman Obong, lalu dilanjutkan dengan tarian kolosal Gatra Budaya Nusantara, serta parade devile SNC 2021 digelar meriah. Pengunjung tetap harus menjaga protokol kesehatan secara ketat.

“Pelaksanaan SNC biasanya diarak keliling di jalan protokol. Tetapi, kali ini dilakukan berbeda dengan tahun lalu, untuk menggerakkan pariwisata dan ekonomi yang sempat terpuruk karena Pandemi Covid-19,” kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Wali Kota  yang akrab disapa Hendi ini menjelaskan, atraksi budaya andalan yang dijadikan Destinasi Super Prioritas oleh presiden mencoba promosikan bersama pelaksanaan SNC. Dengan harapan Semarang dan Indonesia bisa melewati Covid-19, sehingga perekonomian bisa terangkat.

“Ada atraksi budaya Danau Toba, Likupang, Labuan Bajo, Borobudur dan Mandalika. Kita coba promosikan secara bersama,” tambahnya.

Kota wisata

Sementara itu, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Baparekraf, Kemenparekraf Rizki Handayani Mustafa menyebutkan, Semarang saat ini menjadi kota wisata yang bisa diminati secara logika nasional.

“Tema yang diangkat Kemilau Nusantara. Jadi tarafnya nasional. Kita harapkan event ini terus berkembang dan Kemenparekraf mendorong, namun tetap menjaga prokes,” tuturnya.

Kemenparekraf, lanjut dia sedang berusaha mengembangkan pola perjalanan tempo dulu di beberapa kota termasuk di Semarang yang terkenal dengan Semarang Kota Lamanya. “Harapannya, industri pariwisata dan ekonomi di Ibu Kota Jawa Tengah ini terus berkembang,” pungkasnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Indriyasari sebelumnya menjelaskan, pelaksanaan SNC ini juga dilakukan untuk menyambut gelaran Festival HAM 2021 di Kota Semarang.

Kegiatan ini, kata Iin sapaan akrabnya, dihelat secara luring dan daring dengan pembatasan-pembatasan sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah. SNC kata dia adalah even rutin yang mustinya digelar setiap tahun, tetapi karena sebagai bagian dari promosi daerah dan juga pastinya akan meningkatkan kegiatan perekonomian.

“PPKM Level 1 di Kota Semarang, memungkinkan kita membuat event nasional dengan pembatasan sesuai aturan dan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat,'' ucapnya. (subagyo-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment