Warga Peringati Pembakaran Kampung Batik
Kejadian 76 tahun lalu di Kampoeng Jadhoel

By Redaksi SS 17 Okt 2021, 18:58:18 WIB Semarangan
Warga Peringati Pembakaran Kampung Batik

Keterangan Gambar : Suasana ketika warga Kampung Batik mempetingati 76 tahun Kampung Batik dibakar tentara Jepang. (foto: subagyo/SS)


Semarangsekarang.com - Titiran Kampung Batik adalah Peringatan Pembakaran Kampung Batik Semarang oleh bala tentara Jepang saat meletus Pertempuran Lima Hari, pada Rabu (17/10/1945). 

Kini setelah 76 tahun, warga sekitar Kampung Batik memperingati pembakaran pembakaran di Kampoeng Djadoel Kampung Batik Tengah, pada Minggu (17/10/2021)  atau tepat pada tanggal pembakaran kampung bersejarah tersebut.

Istilah ''Titiran'' sendiri diambil dari kata Titir yang berasal dari Suara Kentongan. Titir adalah suara kentongan untuk menandai kebakaran. Pada saat itu, saat dibakarnya Kampung Batik oleh Tentara Jepang, suara Titir membangkitkan warga untuk bergotong royong membantu memadamkan api yang membakar hampir separuh wilayah Kampung Batik. 

Saat itu, Jepang mulai membakar Kampung Batik menjelang Maghrib dan api berhasil dipadamkan pada tengah malam sekitar pukul 23.00 WIB. Peringatan ini juga mengarak papan pintu rumah warga yang pada saat kejadian 76 tahun lalu berlubang ditembak Jepang.

Dalam prosesi peringatan, ditampilkan drama teatrikal peristiwa pembakaran. Terdapat tentara Jepang yang diperankan komunitas sepeda membakar replika rumah warga. Api yang membakar rumah membumbung dan berkobar dan membuat warga menabuh kentongan titir. 

Warga pun berbondong-bondong memadamkan api dan  air yang diambil dari sumur kebakaran yang kini masih dipertahankan di Kampung Batik Gedong.

Warga juga memberi apresiasi kepada wakil wali kota dengan menobatkannya sebagai Mbok Batik Semarang.

Pada kesempatan ini juga diserahkan lagu Pertempuran Lima Hari ciptaan Adji Muska kepada Wakil Walikota Semarang, Ir Hj Hevearita G Rahayu MSos. (subagyo-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment