Warga Sambut Pemugaran Makam Sholeh Darat
Jasa Mendiang Kyai Sholeh Darat sangat besar

By Redaksi SS 04 Jan 2022, 18:59:30 WIB Semarangan
Warga Sambut Pemugaran Makam Sholeh Darat

Keterangan Gambar : Makam tokoh ulama besar Kiai mbah Sholeh Darat di kawasan TPU Bergota, Kota Semarang. (foto: subagyo/SS)


Semarangsekarang.com - Warga sekitar makam tokoh ulama besar mbah Sholeh Darat mendukung upaya Pemerintah Kota Semarang melanjutkan pemugaran bagian makam. Sebab, makam ulama Kiai mbah Sholeh Darat selama ini belum pernah mendapat sentuhan perbaikan atau pembangunan dari Pemerintah Kota Semarang. 

Juru kunci makam Bergota, Sumiyati mengatakan, pihak warga sekitar setuju jika makam tokoh ulama mbah Sholeh Darat dipugar dan menjadi lebih baik. Sebelumnya, diakui belum ada perbaikan dari pemerintah terhadap makam ulama mbah Sholeh Darat. 

"Sudah lama tidak tersentuh pemerintah soal perbaikan makam, memang beberapa waktu lalu ada warga yang membantu perbaikan makam mbah Sholeh Darat. Dulu, selasai atau bagian lantai pendapa makam hanya beralaskan karpet, sekarang sudah berlantai keramik semua," katanya, Selasa (04/01/2021).

Dikatakannya, setelah dilakukan pembangunan makam ulama mbah Sholeh Darat dirinya berharap para peziarah yang datang bisa merasa lebih nyaman. Tentunya, Pemerintah Kota Semarang akan menambah fasilitas umum bagi peziarah di makam tersebut. 

"Terutama, akses jalan masuk. Kalau kebetulan peziarah yang datang banyak atau secara rombongan, tentunya kondisi jalan masuk akan berdesakan satu sama lainnya," ujarnya.

Dulu, di makam ulama mbah Sholeh Darat masih belum teraliri listrik, sekarang sudah dipasangi meteran listrik. "Fasilitas yang kurang disini masih kesulitan air di kamar mandi, dan toilet. Kalau mengisi air biasanya saya angkut pakai jerigen. Banyak peziarah yang memakai air di kamar mandi untuk wudhu sebelum masuk area makam," katanya. 

Dikatakan, para peziarah biasanya ramai pada akhir pekan, tiap Sabtu dan Minggu. "Peziarah yang memakai toilet untuk wudhu, dikenakan uang Rp 2 ribu, untuk ganti air. Kadang kalau yang datang rombongan terpaksa beli air galon, karena tidak sanggup "ngangsu" untuk ambil air, tapi pakai galon terlalu boros, kalau beli air galon harganya Rp 6 ribu per galon," tambahnya. 

Berharap fasilitas umum

Huda (46 tahun) peziarah dari Kendal mengatakan, setiap tahun selalu datang ke makam mbah Sholeh Darat untuk berziarah terutama saat peringatan Haul. Dirinya berdoa, seperti membaca tahlilan dan mengirimkan doa. "Mbah Sholeh Darat bagi saya jasa-jasanya besar untuk negara. Beliau juga dihormati oleh para tokoh ulama lainnya, dan sering didatangi dari semua penjuru daerah," katanya.

Huda berharap, di makam mbah Kiai Sholeh Darat ada penambahan berupa fasilitas umum seperti untuk toilet dan wudhu yang representatif. Sehingga peziarah yang datang merasa nyaman saat berada di pemakaman.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Semarang, M Sodri mengatakan, terkait pemugaran makam ulama Kiai mbah Sholeh Darat pihaknya mendorong Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) untuk melakukan renovasi makam ulama besar Kiai Sholeh Darat. 

"Ini salah satu wujud perhatian dari pemerintah terhadap tokoh ulama yang dahulu pernah berjasa menyiarkan agama Islam," ucapnya.

Bahkan, sosoknya Mbah Sholeh Darat sudah terkenal di seluruh daerah karena beliau adalah guru dari tokoh bangsa Indonesia, yang kini menjadi pahlawan Nasional yakni KH Hasyim Asyari, KH Ahmad Dahlan hingga RA Kartini, tokoh pejuang emansipasi wanita," pungkasnya. (subagyo-SS




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment