Wisuda Purna Wiyata Anggota Permadani

By Redaksi SS 09 Mar 2021, 16:14:43 WIB Ragam
Wisuda Purna Wiyata Anggota Permadani

Keterangan Gambar : prosesi wisuda Purna Wiyata di hotel kawasan jalan Sriwijaya Semarang, Minggu (07/03/2021). (foto; dani)


Semarangsekarang.com - Sebanyak 55 anggota  Permadani (Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia) kota Semarang mengikuti prosesi wisuda Purna Wiyata di hotel kawasan jalan Sriwijaya Semarang, Minggu (07/03/2021).

Ketua DPD Permadani  Kota Semarang Basuki Guritno SPd mengatakan dalam acara pembukaan wisuda purwa wiyata untuk angkatan ke 101, di pimpin langsung ketua umum Permadani pusat Suyitno Tomo.

Menurut Basuki, acara dengan tema Wisuda Purna Wiyata Pawiyatan Pranata Cara Tuwin Pamedhar Sabda Permadani kota Semarang  bergodo 101, Peserta Pawiyatan dan pengurus Permadani satu per satu datang di lantai dua gedung hotel mengenakan busana Jawa.

"Bagi pria mengenakan beskap dan blangkon dengan keris terselip di belakangnya, sedangkan bagi wanita mengenakan busana kebaya, bawahan Jarit lengkap dengan aksesoris kesehatan," kata Basuki.

"Kami juga masih membuka kesempatan kepada peserta yang ingin mendaftar pawiyatan panatacara  ini," katanya.

Ketua Umum DPP Permadani KRAT Drs. Suyitno Yogisworo Nagoro MPd mengatakan tujuan diadakan acara adalah untuk melestarikan budaya Jawa di masa modern seperti ini.

Menurut Suyitno, selain ingin melestarikan budaya Jawa, dirinya ingin mengajak masyarakat untuk lebih mencintai budaya, lebih mengenal budaya sendiri dengan mengajak masyarakat untuk belajar budaya melalui Permadani.

"Monggo para kita sami-sami nguri-nguri budaya daerah, terutami ingkang wilayah Jawa Tengah. Permadani niku mboten wonten telasipun ilmune, ingkang wonten mriki sedulur sedaya greget dhateng kabudayan daerah,'' kata Suyitno kepada semarangsekarang.com 

Dia mengatakan yang diajarkan dalam pawiyatan Permadani ini bukan hanya sekedar tata cara menyusun sebuah acara, tapi juga kebudayaan, kesenian, dan busana serta  bagi yang berkeinginan mengasah keampuan dalam pranatacara.

Margono, salah satu peserta yang ikut dalam wisuda mengatakan, tujuan ikut permadani adalah ingin lebih dalam memahami kebudayaan daerah.

''Ingin nguri nguri budaya, juga untuk menambah pengetahuan dan seduluran" kata Margono yang sehari-hari sebagai staf pengajar SMA di Mijen.

Hadir dalam  pembukaan purwa wiyata angkatan 101 tersebut, Pengurus Kota Semarang dan perwakilan dari Provinsi Jateng. (dani-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment