Jalan Lubang di Demak-Kudus, Rawan Terjadi Kecelakaan


Lubang jalan terlihat di Jalan AKBP Kusumadya tepatnya di depan gdung DPRD Kudus. (foto: istimewa)

Semarangsekarang.com (Kudus) – Jalur pantai utara (pantura) mulai dari jalan raya Karanganyar Gajah Kabupaten Demak hingga jalan masuk Kabupaten Kudus rusak parah. Hampir semua ruas jalannya terlihat banyak lubang yang membahayakan bagi pemakai jalan, dan rawan menimbulkan korban jiwa.

Kemacetan akibat jalan rusak juga tak bisa dihindarkan. Kondisi ini banyak dikeluhkan pengemudi karena waktu tempuhnya cukup menyita waktu.
”Saya menempuh Demak Kudus yang biasanya hanya 1,5 jam, akibat jalan pantura rusak parah dan macet dibeberapa titik membuat waktu tempuhnya hampir 5 jam,” kata Hardi, salah seorang sopir mobil box saat hendak mengirim barang ke Kudus, Jumat (03/03/2022).

Hal senada juga dikeluhkan Mukhlis, warga Gajah, Demak yang mengaku sangat terganggu dengan kondisi jalan pantura yang rusak parah dan penuh lubang

”Akibat jalan lubang di beberapa titik ini sering menimbulkan kecelakaan. Dan macet itu pasti karena mau tak mau semua kendaraan akan berjalan lambat untuk menghindari lubang yang cukup dalam dan jumlahnya juga banyak,” urai Mukhlis kepasa Semarangsekarang.com, Sabtu (04/03/2023)

Mukhlis yang berprofesi sopir online ini juga menambahkan, hampir tiap hari terjadi kecelakaan yang dialami pengendara motor, terutama saat malam hari karena lubang yang tak terlihat apalagi saat terjadi hujan.

Kerusakan jalan Demak dan Kudus diakibatkan intensitas hujan yang tinggi serta jebolnya tanggul sungai sudah lama dikeluhkan pemakai jalan. Tentunya penanganan jalan rusak dan berlubang butuh perhatian segera dari pihak terkait, hal ini untuk menghindari kecelakaan yang bisa menimbulkan korban. (aria-SS)

Berita Terkait

Top