Pemegang KIA Dapat Diskon di Toko dan Tempat Wisata Tertentu


Kepala Disdukcapil Kabupaten Jepara, Abdul Syukur (kanan), saat menerima langsung piagam penghargaan dari  Deputi Pelayanan Publik KemePAN RB, Prof Dr Diyah Natalisa MBA, Kamis (26/01/2023). (foto: disdukcapil jepara)

  • Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Prima KemenPANRB

Semarangsekarang.com (Jepara) – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) memberikan piagam penghargaan Pelayanan Prima kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jepara. Penghargaan diserahkan langsung oleh Deputi Pelayanan Publik KemePAN RB, Prof Dr Diyah Natalisa MBA kepada Kepala Disdukcapil, Abdul Syukur di Kantor KemenPANRB, Kamis (26/01/2023).

Penghargaan Pelayanan Prima ini merupakan hasil Pemantauan dan Evaluasi Kebijakan Pelayanan Publik Tahun 2022 dimana Disdukcapil Jepara memperoleh nilai A atau berpredikat Pelayanan Prima bersama dengan 6 Disdukcapil kabupaten/kota di Jawa Tengah. Enam Disdukcapil kabupaten/kota tersebut, yaitu Disdukcapil Kabupaten Banyumas, Cilacap, Karanganyar, Grobogan, Kota Magelang dan Kota Semarang.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Jepara, Abdul Syukur mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai Disdukcapil yang telah bekerjasama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Keberhasilan ini merupakan buah dari kerjasama kita semua seluruh karyawan karyawati Disdukcapil tanpa kecuali, baik yang berkantor di dinas maupun di kecamatan. Selain karyawan Disdukcapil yang ditempatkan di kecamatan, juga karena bantuan dan kerjasama antara kita dengan para camat dan karyawannya,” kata Abdul Syukur, Kamis (26/01/2023).

Selanjutnya Abdul Syukur meminta tidak berpuas diri. “Penghargaan yang kita terima hanyalah efek samping. Yang justru lebih penting adalah bagaimana kita membangun pemikiran dan perilaku pelayanan agar bisa membahagiakan masyarakat,” kata mantan Kepala BKD Kabupaten Jepara tersebut.

Meskipun demikian tidak mudah bagi Disdukcapil Jepara yang telah berkomitmen untuk menghapus stigma pelayanan administrasi kependudukan yang lamban, ribet dan sarang calo.

“Dalam memberikan pelayanan, kita harus dengan hati, hati-hati dan sepenuh hati. Insya Allah jika visi ini dapat dilaksanakan, masyarakat akan merasa puas dan penghargaan akan datang dengan sendirinya,” kata mantan Kepala Satpol PP dan Damkar tersebut.

Pemegang KIA dapat diskon

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, Wahyanto mengatakan bahwa, selain perbaikan budaya kerja, Disdukcapil Jepara setiap tahun akan meluncurkan minimal 2 inovasi baru. Sebagai contoh, tahun ini Disdukcapil sudah merintis pelayanan administrasi kependudukan sampai di desa.

“Kita akan pilih 4 desa di setiap kecamatan untuk menjadi pilot project. Jika pilot project ini berhasil, akan kita lanjutkan ke semua desa. Nantinya, semua pelayanan administrasi kependudukan akan selesai di tingkat desa,” kata Wahyanto.

Selain inovasi pelayanan, untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan, Disdukcapil juga sudah merintis kerjasama dengan pertokoan dan pengelola tempat wisata. Wujud kerjasamanya, setiap anak pemegang Kartu Identitas Anak (KIA) Jepara, akan mendapatkan potongan harga jika berbelanja di pertokoan yang bekerjasama dengan Disdukcapil. Selain itu anak yang sudah mempunyai KIA, bisa mendapatkan potongan harga tiket jika mengunjungi tempat wisata tertentu.

Alhamdulillah, beberapa toko telah menyampaikan kesanggupan dan bahkan destinasi wisata JOP berencana akan memberikan diskon harga tiket minimal 30 persen. Kerjasama ini akan segera kita tindaklanjuti agar anak-anak bisa segera mendapatkan fasilitas di tempat-tempat tersebut,” kata Wahyanto. (boedi-SS)

Berita Terkait

Top