Warga Wonorejo Juga Melaporkan Dugaan Korupsi PTSL


Laskar Merah Putih, ketika mendampingi warga Wonorejo Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak ke Kejati Jawa Tengah di Semarang. (foto: umardani)

Semarangsekarang.com – Dugaan korupsi pungutan dalam Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di kabupaten Demak juga terjadi di Desa Wonorejo Kecamatan Guntur. Dengan Didampingi oleh Laskar Merah Putih, warga medatangi kantor Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah untuk melaporkan adanya dugaan korupsi.

Jupriandini, salah satu warga Desa Wonorejo menduga perangkat desa setempat telah melakukan pungutan liar sebesar Rp 500 ribu rupiah hingga 1 juta yang digunakan dalam PTSL pada tahun 2019 terhadap 1.200 warga setempat.

Menurut Jupri, informasi yang diterima pihaknya dugaan pungutan itu dilakukan oleh kepala desa dan kroni-kroninya untuk pelaksanaan program PTSL .

“Kami juga menduga telah terjadinya pungli terhadap 1000 warrga karena warga diminta uang 250 ribu untuk untuk (biaya) balik nama,” kata Jupri seusai melapor ke kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah jalan Pahlawan Semarang, Selasa (01/03/2022) kemarin.

Jupri menjelaskan, ­Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo menyebut, jika ada penyimpangan dalam PTSL atau sertifikat massal untuk segera melaporkanya, untuk itulah kami melaporkan indikasi adanya dugaan kecurangan tersebut ke Kejati. (umardani-SS)

Berita Terkait

Top