Dunia Bisnis akan Hadapi Tatanan Baru


Keterangan Gambar : Foto ilusttasi. Salah satu sudut pusat perbelanjaan di Semarang. Dunia bisnis akan terdampak dengan adanya pandemi Covid-19, dan akan dihadapkan pada kehidupan tatanan baru. (foto: dok istimewa)

 

Semarangsekarang.com – Badai Covid-19 yang belum juga berakhir akan membawa dampak perubahan besar pada tatanan kehidupan baru, termasuk di bidang ekonomi dan bisnis. 

Salah seorang pengusaha Semarang, DR Budi Purnomo yang dimintai pendapatnya tentang pengaruh besar pada swktor ekonomi sebagai dampak pandemi mengungkapkan, dalam perspektif perdagangan dan ekonomi, terjadi perubahan pola hidup manusia dimana pembelian barang-barang mewah menurun.

Sektor pariwisata juga turun drastis karena berkurangnya kunjungan pelancong. Belum lagi menghadapi hambatan-hambatan yang terjadi dalam perjalanan, seperti adanya pemeriksaan kesehatan di jalanan, penyekatan selama masa PPKM di bandara, pelabuhan, terminal, dan lainnya, membuat kegiatan perekonomian masyarakat cenderung merosot.

Bisnis sektor makanan yang diperkirakan masih bisa survive karena manusia pada hakekatnya butuh makanan. Jadi masyarakat hanya akan melakukan pembelian seperlunya saja.

“Jadi basic need atau kebutuhan dasar manusia masih tetap bertahan, bisnis barang sekunder  dan barang mewah dan jasa transport turun drastis. Jadi merosotnya ekonomi di sebabkan oleh berubahnya pola konsumsi manusia terhadap barang dan jasa. Dunia ekonomi dan bisnis ke depan akan berubah bentuk dan perkembangan ke arah tatanan baru,” kata pengusaha yang juga pemilik gelar Doktor ini.

Oleh karena itu, atas situasi berkepanjangan ini, sangat dibutuhkan intervensi pemerintah dalam membina, mengarahkan dan memberi petunjuk pada masyarakat tentang arah perkembangan bisnis ke depan.

Budi Purnomo berharap pandemi covid bisa segera berakhir melalui berbagai upaya dari pemerintah dan masyarakat. 

“Masyarakat dengan jasmani dan rohani yang sehat sangat membantu pergerakan ekonomi. Jika kondisinya seperti ini terus, maka akan semakin berat beban hidup yang dihadapi,” ujar dia.

Peran Perbankan

Upaya berjuang mengatasi dampak pandemi covid di bidang ekonomi menurut Budi Purnomo, juga tak lepas dari kebijakan sektor keuangan. 

Sektor perbankan diharapkan mengikuti perkembangan keadaan ke arah yg baru, misalnya dengan membuat kebijakan prorakyat dan propengusaha. Misalnya, suku bunga yang tidak memberatkan.

“Sektor perbankan diharapkan mengucurkan dana meski tetap secara selektif, namun juga murah, untuk membantu pertumbuhan ekonomi yg akan berubah,” ujar Budi Purnomo. 

Peran perbankan perlu disesuaikan dengan kondisi masyarakat, karena ekonomi masyarakat terus akan jalan ke arah tata cara dan pola hidup yg baru, yaitu pola pemulihan sebagai dampak pandemi. (sutjipto-SS)

Berita Terkait

Top