Mal Ciputra Edukasi Bahaya Limbah Masker


Seminar dengan tema ‘Maskermu Bukan Untukku’ dengan narasumber Kepala Dinas Kesehatan Semarang M Abdul Hakam, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi. (foto: subagyo/SS)
  • Gelar event “Maskermu Bukan Untukku”

Semarangsekarang.com – Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang, Mal Ciputra Semarang menyelenggarakan event “Maskermu Bukan Untukku” yang digelar di Atrium Lantai Dasar Mal Ciputra yang berada di kawasan Simpanglima, Selasa (15/03/2022).

Kegiatan dengan event ‘Maskermu Bukan Untukku’ dikemas berupa seminar dan lomba menghias masker dengan ikon pariwisata di Kota Semarang diikuti ibu-ibu PKK perwakilan Kecamatan se Kota Semarang.

Seminar berkonsep talk show menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M Abdul Hakam, yang menyampaikan tentang tata kelola setelah pemakaian masker sekali pakai buang.

Dihadiri juga sebagai narasumber Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Bambang Suranggono, yang berbicara seputar limbah masker.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi, yang membuka acara tersebut juga memboyong timnya sebagai peserta seminar.

Bebarengan dengan seminar, di sayap barat digelar lomba menghias masker. Kegiatan diikuti oleh 17 kelompok yang merupakan perwakilan PKK dari tiap Kecamatan ditambah dengan tim pengurus PKK Kota. Tiap kelompok beranggotakan dua orang diberi waktu hanya 45 menit untuk menghias masker yang disiapkan panitia.

Berbagai aksesoris digunakan oleh peserta untuk mempercantik masker masing-masing.

“Kami memberikan ruang bagi para Ibu untuk menampilkan kreasinya dalam menghias. Harapan kami, dengan melihat banyaknya kreasi yang dibuat ini, masyarakat kembali melirik masker kain untuk digunakan kesehariannya,” jelas Mall Manager Ciputra Semarang, Ani Suyatni, disaat acara.

Limbah masker

Dengan demikian, sambung Ani Suyatni, masker dengan kreasi ibu-ibu bisa sedikit menekan pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah masker yang tidak terkelola dengan baik.

Juri lomba kreasi masker sebanyak tiga orang. Yaitu Dwi Suprihatiningsih dari PKK Kota Semarang, Totok Shahak dari agensi model dan Olif dari Kinanthi Wastra Batik. Poin penilaian terdiri atas keserasian warna, kreativitas dan fungsi. Selanjutnya diambil empat pemenang. Juara 1 memperoleh uang pembinaan Rp 1 juta, juara 2 Rp 750 ribu, juara 3 Rp 600 ribu dan juara favorit Rp 500 ribu.

Di hari yang sama, masih bertemakan seputar kesehatan, Mal Ciputra juga menggelar donor darah di sayap timur. Donor kali ini adalah putaran ketiga di tahun 2022. Mendatang, kegiatan kemanusiaan ini akan digelar rutin tiap bulan.

“Semua rangkaian event di Mal Ciputra tahun ini merujuk pada tema besar kami, Stay Healthy and Safe. Harapannya masyarakat tetap bisa jalan-jalan dan belanja ke mal tanpa melupakan keselamatannya dengan senantiasa menjaga protokol kesehatan,” tambah Ani. (subagyo-SS)

Berita Terkait

Top