Muhammadiyah Jateng Gelar Pra Musywil Di Tegal


Logo Musyawarah Wilayah Muhammadiyah dan Aisyiyah Jawa Tengah ke 48 di  Tegal tanggal 3-5 Maret 2023. 

Semarangsekarang.com (Tegal) – Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) Muhammadiyah Jawa Tengah di Pendopo Amangkurat Kabupaten Tegal, resmi dibuka Sabtu, (28/01/2023). Ketua PWM Jawa Tengah Dr KH Tafsir MAg, terlihat hadir beserta jajaran, juga Ketua PW A’isyiyah Jawa Tengah Dr Hj Umul Baroroh MAg beserta, Pimpinan Organisasi Otonom Muhammadiyah (Ortom) tingkat wilayah. Bupati Kabupaten Tegal Dra Hj Umi Azizah, OPD se Kabupaten Tegal, dan anggota Musypimwil Muhammadiyah Jawa Tengah perwakilan PDM se Jawa Tengah, perwakilan majelis dan Lembaga PWM Jawa Tengah, serta perwakilah Ortom tingkat wilayah.

Bupati Tegal Dra Hj Umi Azizah, selaku tuan rumah menyampaikan selamat datang kepada peserta Musypimwil Muhammadiyah Jawa Tengah. Umi Azizah mengakui, Muhammadiyah khususnya Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tegal sudah turut membantu pemerintah dalam berbagai sektor. Dengan upaya tersebut angka kemiskinan di Kabupaten Tegal termasuk yang paling rendah di Jawa Tengah.

Umi Azizah sangat mendukung Musypimwil Muhammadiyah Jawa Tengah, sebagai sarana silaturahim, tukar pikiran dan sharing informasi Muhammadiyah se Jawa Tengah dengan tujuan amar ma’ruf nahi munkar.

“Saya memandang Muhamamdiyah sebagai salah satu organisasi Islam terbesar, berhasil mengembangkan amal usahanya di berbagai sektor kehidupan dan sangat bedampak terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara,” imbuhnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi Muhammadiyah dan pemerintah, termasuk di Kabupaten Tegal terjalin dengan sangat baik. Kontribusi Muhammadiyah saling dibutuhkan, terlebih pasca pandemi Covid-19. Apalagi ke depan terdapat ancaman resesi ekonomi, dan kontribusi Muhammadiyah sangat dibutuhkan.

“Mari kita luruskan niat kita, persepsi kita, tujuan kita dalam berorganisasi dengan tujuan mendapatkan rida Allah Swt. Selamat bermusyawarah bapak ibu semua, doa kami doa seluruh masyarakat Kabupaten Tegal semoga bapak ibu selalu diberi kesehatan, dimudahkan urusannya. Dan tentunya sang surya tetap bersinar di diri kita,” pungkasnya.

Harus bertranformasi

Sementara itu, Ketua PWM Jawa Tengah Dr KH Tafsir MAg dalam sambutannya, berterimakasih kepada PDM Kabupaten Tegal dan Bupati Tegal yang sudah menyukseskan Musypimwil Muhammadiyah Jawa Tengah. Musypimwil kali ini merupakan Musypimwil terakhir di periode sekarang. Dan pada Maret, nanti akan diselenggarakan Musyawarah Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah,” ucap Tafsir.

Menurut Tafsir, ke depan Muhammadiyah Jawa Tengah harus bertransformasi dalam bidang industri melalui gerakan industrialisasi Muhammadiyah. Apalagi Musypimwil dan Musywil kali ini digelar di Kota Tegal dan Kabupaten Tegal, Jepangnya Indonesia. Sudah saatnya Muhammadiyah bermain di hulu, jangan hanya di hilir. Di hilir Muhammadiyah sudah berjuang melalui TokoMu. Namun apakah yang dijual di TokoMu, adalah produk Muhammadiyah? Tidak.

“SMK dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Jawa Tengah tidak hanya sekadar menjadi dan memiki laboratorium. Namun, SMK Muhammadiyah se Jawa Tengah harus mulai mendirikan industri. Produk-produk SMK dan kampus-kampus Muhamamdiyah juga dapat diproduksi di dalam industri milik Muhammadiyah,” pungkasnya. (m budiono-SS)

Berita Terkait

Top