Rumah Kita Sekeping Surga di Bumi


Astrie Ivo ketika berceramah dengan topik Masuk Surga Sekeluarga di Masjid Baitussalam, Ngaliyan, Semarang. (foto: istimewa)

Semarangsekarang.com – Rumah kita merupakan sekeping surga di muka bumi. Karena itu dari kita lihat bagaimana keadaan rumah kita. Dalam Alquran disebutkan bagaimana para penghuni surga itu wajahnya berseri-seri. Janganlah kita menunjukkan wajah cemberut, tidak suka tersenyum, marah-marah, dan nyinyir.

Hal itu dikemukakan oleh mantan artis Astrie Feizaty Ivo yang kini giat menjadi pendakwah di Masjid Baitussalam, Jalan Taman Karonsih, Ngaliyan, Semarang, Minggu (22/01/2023). Kegiatan itu merupakan kerja sama Masjid Baitussalam dengan Daruut Tauhiid (DT) Peduli Semarang.

Sebelumnya Ketua Takmir Masjid Baitussalam Ngaliyan Masono menyatakan terima kasih dan selamat datang kepada Astrie Ivo yang berkenan memberikan ceramah dengan topik Masuk Surga Sekeluarga.

Semoga warga RW IV dan RW XII Ngaliyan, terutama para ibu dan remaja putri jemaah Masjid Baitussalam mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan pencerahan hati maupun pikiran.
Astrie Ivo mengatakan, kita sebagai orangtua harus selalu mengingatkan tentang pentingnya keimanan.

Kita harus menjadi teladan untuk anak-anaknya. Selain itu, kita harus menjadi orang tua yang bertakwa kepada Allah. Orangtua harus bertakwa terlebih dahulu untuk membawa keluarganya ke surga.

“Sebagai orangtua kita harus bertakwa, selalu menjadi teladan, memberikan rasa aman, bersegera memohon ampunan, berinfak bukan hanya di waktu lapang, tetapi juga di waktu sempit. Niscaya akan masuk ke surga,” katanya.

Menurut Astrie Ivo, sebagai muslimah kita harus tangguh mampu menciptakan sekeping surga di muka bumi, yaitu di rumah. Kita sebagai muslimah memiliki tanggung jawab untuk menciptakan itu. Hal ini karena banyak ujian menimpa kita, suami kita, anak-anak kita. Kalau kita melihat dunia di luar, di media, sungguh merisaukan dan mendebarkan perasaan.

“Kita harus memikirkan, bagaimana anak-anak kita kelak. Bagaimana kita melindungi diri kita, anak-anak kita, suami kita dari fitnah yang datang bertubi-tubi. Kita sebagai muslimah janganlah keluar dari fitrah,” katanya.

Astrie Ivo juga mengingatkan, agar sebagai muslimah kita gemar mengasihi, mencintai, banyak ilmunya, memelihara kesucian diri, karena tidak ada manusia lahir ke dunia ini tidak memiliki dosa. Memang, kita lahir dalam keadaan fitrah, tapi dalam perjalanan kehidupannya diuji. Mampukah kita menjawab ujian-ujian yang Allah berikan dalam kehidupan kita?

Astrie Ivo mengingatkan, agar kita meneladani sikap Nabi Muhammad dalam membangun keluarga sakinah. Bagaimana Rasulullah mampu melapangkan hati anggota keluarganya, sehingga rumah menjadi sekeping surga. Bagaimana Rasulullah bersikap lembut terhadap istrinya, sehingga kita pun harus berperilaku lembut kepada suami kita. (subagyo-SS)

Berita Terkait

Top