Mengunjungi Prambanan, Dilibur Akhir Tahun


Kawasan Candi Prambanan di Kabupaten Klaten masih menjadi magnet wisata di Jawa Tengah. (foto: m budiono/SS)

Semarangsekarang.com (Klaten) – Hari libur akhir tahun telah tiba. Sejak beberapa hari lalu, anak sekolah telah memulai ekspedisi mereka ke berbagai tempat wisata. Salah satu kawasan wisata di Jawa Tengah yang menyita perhatian para turis, baik lokal maupun mancanegara adalah Kompleks Candi Prambanan di Klaten Jawa Tengah.

Wisata sejarah Candi Prambanan memang layak dikunjungi. Tempat ini menawarkan sisi estetika masa lalu yang sangat berkelas, dan tidak bisa ditemukan disembarang tempat. Keberadaan candi yang bisa lihat dari jarak sangat dekat, itu membuat minat pelancong pun sangat tinggi. Mereka rela menaiki puluhan anak tangga dan tanjakan jalan agar bisa melihat dan menyentuh batu-batu yang menyusun bangunan candi.

Memasuki masa libur kali, ini jumlah wisatawan yang melancong ke Prambanan mengular sangat banyak. Wisatawan dari kawasan, asia dan eropa terlihat menyelinap diantara anak sekolah dan pelancong lokal lainnya. Banyaknya spot-spot foto yang terdapat di tempat tersebut, membuat para wisatawan rela bersabar menunggu antrean. Mereka antusias mengabadikan kunjungannya ke Prambanan, terlebih di tempat tempat yang menunjukkan lafat Prambanan itu sendiri.

Sayang, waktu semarangsekarang.com berkunjung ke sana Kamis (21/12/2023) silam, para turis dipaksa menghirup asap, sisa pembakaran sampah yang terdapat tak jauh dari tempat tersebut. Beberapa pelancong tampak terganggu, mereka menutup hidung agar tidak terpapar asap secara berlebihan. Sebagian yang lain, memilih berdiam diri, menunggu angin pembawa asap agak reda. Sedangkan sisanya terus melanjutkan perjalanan, meski sembari menggerutu.

Wisatawan saat mengunjungi kawasan Candi Prambanan. (foto: m budiono/SS)

Menurut pihak Prambanan, jelang berakhirnya Minggu pertama masa liburan, rata-rata pengunjung harian mencapai 14.000 orang perhari. Bahkan, pada hari Minggu pertama masa libur, jumlah pelancong mencapai 17.000. itu menunjukkan jika minat mengunjungi Candi Prambanan terbilang sangat tinggi.

Padahal untuk berkeliling menikmati keindahan Prambanan tidaklah mudah. Dibutuhkan tenaga ekstra, agar kuat mengelilingi areal candi yang memiliki luas hingga 39.8 hektare. Apalagi, pihak pengelola sudah mengatur lintasan yang harus dilalui para pelancong, nyaris tidak bisa dipotong untuk memperpendek jarak tempuh.

Beruntung di tempat tersebut disediakan banyak tempat duduk. Kalaupun tidak, wisatawan bisa beristirahat di rumput yang tumbuh dibawah rindangnya pepohonan. Karena itu, agar perjalanan lebih menyenangkan para wisatawan tidak boleh tergesa-gesa. Lebih baik jalan santai, sembari menikmati segala wahana yang disediakan. Mulai dari kebun binatang mini, museum hingga naik sepeda listrik dan sepeda tandem yang juga tersedia di sana.

Soal makan dan minuman pengunjung tak perlu risau. Karena di tempat ini, tersedia banyak tempat jajan. Termasuk menu panganan tradisional dan internasioanl. Bukan hanya makanan, tapi di bagian akhir sebelum pintu keluar pengunjung akan menemukan tempat penjualan souvenir, mulai dari mainan hingga kaos dan pakaian lainnya. (m budiono-SS)

Berita Terkait

Top