Ratusan Napi Santri Lapas Semarang Ikuti Pengajian Akbar


Para napi santri Lapas Kelas I Semarang ketika mengikuti kegiatan pengajian akbar peringatan Isra Mikraj 1444 H di Masjid At-Taqwa Lapas Semarang. (foto: humas lapas semarang)

  • Peringati Isra Mikraj

Semarangsekarang.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang menggelar pengajian akbar memperingati Isra Mikraj 1444 H/2023 di Masjid At-Taqwa Lapas, Rabu (22/02/2023).

Kegiatan ini dihadiri Kalapas Semarang, Tri Saptono Sambudji beserta jajaran pejabat struktural, seluruh pegawai staf, serta 500 narapidana santri At-Taubah Lapas Semarang. Turut hadir tim hadroh Al-Ikhwan Lapas Semarang yang mengiringi peringatan Isra Miraj dengan salawat-salawat nabi.

Dalam peringatan Isra Mikraj kali ini, Lapas Semarang mengusung tema “Jadikan Salatmu Merubah Masa Depanmu” dengan menghadirkan penceramah KH Abdurrahim Al-Muhsin dari Semarang.
Dalam sambutannya, Kalapas menyampaikan bahwa peringatan ini dilakukan dalam rangka untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT baik untuk para santri narapidana maupun petugas Lapas.

“Jadikan momen Isra Mikraj ini untuk kita introspeksi diri dan memperbaiki diri. Ikhlas menjalani masa-masa ini dengan baik dan istiqomah serta buang keburukan-keburukan yang ada pada diri kita,” ujar Tri Saptono.

Kalapas juga berharap narapidana dapat menjalani pidana di Lapas dengan baik dan aktif untuk mengikuti pembinaan.
“Pembinaan merupakan syarat wajib bagi narapidana untuk mendapatkan hak-haknya seperti remisi, pembebasan bersyarat dan hak integrasi lainnya,” lanjutnya.

Kalapas Kelas I Semarang bersama KH Abdurahim Al-Muhsin saat foto bersama bersama napu yang mendapat penghargaan saat lomba praktik salat subuh. (foto: humas lapas kelas 1 smg)

Momen penting

Sementara, KH Abdurrahim Al-Muhsin menjelaskan bahwa Isra Mikraj adalah salah satu peristiwa penting bagi umat Islam.
“Isra Mikraj yaitu peristiwa perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dalam waktu satu malam dimana beliau mendapat perintah untuk melaksanakan sholat lima waktu dalam sehari semalam,” jelas KH Abdurrahim Al-Muhsin.

“Isra Mikraj merupakan suatu momen penting dalam perjalanan agama islam yang biasa di peringati dengan gelaran lantunan salawat-salawat kepada baginda Nabi Muhammad SAW,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan pembagian hadiah dan piagam penghargaan lomba islami praktik salat subuh yang diikuti oleh para santri narapidana Lapas Semarang. (wahid-SS)

Berita Terkait

Top