Mantan Buruh Pabrik, Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat


Nasir, ingin memberi kebanggan pada orangtuanya. (foto: istimewa)

Semarangsekarang.com (Jakarta) – Sebagian besar warga Desa Srikandi Kecamatan Purworejo Klampok, Kabupaten Banjarnegara, memang tidak mengenal Nasir (42 tahun). Pasalnya, sulung enam bersaudara, pasangan Ali Dulmukri dan Watinem, ini sudah sejak lama merantau ke Jakarta, tepatnya pada 1998. Atau setelah lulus dari SMPN 3 Purworejo Klampok.

Sesampainya di Jakarta, ternyarta tidak banyak pilihan pekerjaan untuk seorang Nasir muda yang hanya berbekal ijazah SLTP. Tetapi, itu tidak membuatnya putus asa. Ia terus mencari peluang kerja hingga akhirnya menjadi pegawai di pabrik plastik, produsen perlengkapan berbahan plastik. Tidak bertahan lama, setahun berselang bapak tiga anak, ini pindah kerja ke prusahaan kue. Selama sekitar tiga tahun, pria kelahiran Banjarnegara 03 Agustus 1981, ini kemudian diterima menjadi supir pribadi, seorang keluarga terpandang.

Dari titik ini, garis tangan Nasir mulai mengubah jalan hidupnya. Ia sadar bahwa Pendidikan itu penting, Nasir pun melanjutkan Pendidikan ke jenjang SLTA melalui program belajar paket C. Pada saat bersamaan, ia bertemu dengan seorang pengacara yang juga tokoh partai Gerindra, yang kemudian mengangkatnya menjadi staf pribadi.

“Bapak kemudian menyuruh saya kuliah. Tidak begitu lancar, karena cukup lama harus menjalani kuluah, tapi Alhamdulillah saya bisa menyelesaikan belajar di Fakultas Hukum. Dan sejak itu Bapak pun memberi kepercayaan lebih besar,” kata Nasir kepada semarangsekarang.com.

Kini, Sembilan belas tahun kemudian asa suami dari perempuan bernama Ani Niat Rahayu, untuk membangun desanya mulai mekar. Namanya muncul sebagai salah satu bakal calon anggota legislatif DPRD Kabupaten Banjarnegara. Ia akan memperebutkan satu dari Sembilan kursi yang tersedia di Dapil banjarneghara 3, meliputi Kecamatan Mandiraja, Purworejo Klampok, dan Susukan.

“Sangat jarang ada anggota DPRD berasal dari kecamatan saya. Dan itu artinya aspirasi masyarakat di Kecamatan Mandiraja, Purworejo Klampok, dan Susukan, tak pernah ada yang memperjuangkan. Saya ingin pada pemilu 2024 nanti, memberi harapan untuk masyarakat,, agar harapan serta keinginannya juga didengar pemerintah,” kata Nasir menambahkan.

Dengan menjadi anggota DPRD, Nasir juga ingin memberi kebanggan pada orangtuanya, bahwa anak mereka bisa berhasil. Sebagaimana lazimnya doa setiap orangtua, bagi anak-anak mereka. (m budiono-SS)

Berita Terkait

Top