Dinas Sosial Langsung Beri Bantuan Darurat Korban Tanah Gerak Jangli
Kondisi lokasi tanah labil yang mengakibatkan rumah dan bangunan rusak serta lokasi yang membahayakan jika jadi tempat hunian di Jangli, Tembalang, Kota Semarang. (foto: istimewa/SS)
Semarangsekarang.com – Begitu terjadi peristiwa tanah gerak dan mengakibatkan 15 rumah rusak dan nyaris roboh terdampak musibah di wilayah RT 7 RW 1, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang pada Rabu sore (11/02/2026) lalu.
Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng langsung meninjau ke lokasi tanah labil dan dua rumah diantaranya terpaksa dibongkar karena rusak parah dan berisiko roboh.
Kini, giliran Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang langsung menyusul memberikan bantuan kepada warga yang terdampak tanah gerak di Kelurahan Jangli Kecamatan Tembalang.
Kepala Dinas Sosial Kota Semarang Agus Junaedi mengatakan, begitu mendapat informasi dari tim di lapangan, pihaknya langsung melakukan pendataan jumlah warga terdampak dan apa saja yang dibutuhkan warga Jangli.
“Kita dikabari ada tanah gerak dan berdampak ada kerusakan rumah langsung kita berikan bantuan sembako sesuai dengan jumlah KK yang diajukan yang terkena bencana. Kami juga koordinasi dengan RT, RW, Lurah dan Camat setempat,” kata Agus, Jumat (13/02/2026).
Agus mengatakan bantuan utama yang diberikan adalah menyediakan makan pagi, siang dan malam selama 14 hari atau hingga selesai masa tanggap darurat. Pasalnya, banyak rumah warga yang rusak hingga nyaris roboh, sehingga warga tidak bisa melakukan aktivitas dapur.
“Karena rumah mereka roboh dan tidak punya dapur untuk kebutuhan sehari-hari maka kita sediakan nasi bungkus sehari 3 kali kepada sebanyak 60 jiwa sampai masa tanggap darurat selesai 14 hari,” jelas Agus Junaedi.
Dikatakan Agus, pemberian bantuan tak hanya makanan berat, pihaknya juga memberikan makanan ringan hingga air mineral untuk anak-anak yang terdampak tanah gerak yang mengakibatkan rumah rusak.

Tenda BNPB juga didirikan ditempat anan di sekitar lokasi. (foto: istimewa/SS)
Selain itu, perlengkapan seperti kasur gulung, selimut hingga sandang sesuai kebutuhan warga juga diberikan oleh Dinas Sosial.
“Kami bergerak cepat membantu sesuai dengan kewenangan kami,” tandasnya.
Sementara, kebutuhan untuk bantuan tercukupi karena tidak ada permintaan lain. Ini juga dikolaborasikan dengan OPD lain.
“Kami sudah rapat dengan Wali Kota melalui Pak Pj Sekda sesuai SOP, dan tugas masing-masing OPD, sehingga langsung bergerak memberikan bantuan,” tutupnya. (subagyo-SS)







