Bandara Jenderal Ahmad Yani Gelar Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat
simulasi evakuasi penumpang dari pesawat yang mengalami kecelakaan, pada Latihan PKD Dirgantara Raharja ke-116, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Kamis (22/08/2024). (foto : ist)
Semarangsekarang.com (Semarang),- PT Angkasa Pura I (AP1) menggelar latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Dirgantara Raharja ke-116 di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Kamis (22/08/2024). latihan PKD kali ini bertujuan untuk menguji kemampuan dan kesigapan seluruh personel. Serta untuk menguji Standard Operating Procedure (SOP) ketika terjadi keadaan darurat di bandara.
Direktur Operasi PT Angkasa Pura I, Wahyudi mengungkapkan pentingnya latihan PKD tersebut. “Dalam bisnis kebandar udaraan, aspek keamanan dan keselamatan penerbangan merupakan prioritas utama yang perlu mendapat perhatian ekstra karena terkait dengan keselamatan jiwa manusia,” ujar Wahyudi.
Tema latihan kali ini, menurut Wahyudi adalah Dengan Semangat Kolaborasi untuk Meningkatkan Koordinasi, Komunikasi, dan Komando untuk Menjadi Pengelola Bandara Terbaik Dunia, PT Angkasa Pura I berkomitmen untuk terus mengasah dan meningkatkan kualitas dan kemampuan personel untuk menghadapi setiap risiko, ancaman, serta gangguan keselamatan dan keamanan penerbangan, serta untuk dapat melakukan pertolongan dan evakuasi dalam keadaan darurat.
Latihan PKD di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, ini mencakup tiga jenis latihan. Yakni, simulasi kecelakaan pesawat terbang (aircraft accident exercise), simulasi kebakaran gedung (fire building exercise), simulasi demonstrasi atau huru-hara serta penanganan bom dan ancaman keamanan penerbangan (security exercise).
Selain melibatkan personel internal dari AP1, latihan PKD ke-116 Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang juga melibatkan personel dari sejumlah instansi antara lain Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) Cabang Semarang, TNI, Kepolisian, Kantor Imigrasi, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Kantor Karantina, manajemen rumah sakit di sekitar bandara, serta maskapai penerbangan.
General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Fajar Purwawidada menambahkan “Simulasi dari setiap latihan telah dirancang sedemikian rupa sehingga mendekati kondisi nyata. Hal itu ditujukan untuk menguji kemampuan dan kesigapan personel, serta untuk menguji dokumen dan prosedur yang berlaku. Meski demikian, seluruh rangkaian latihan PKD tidak mengganggu operasional penerbangan dan pelayanan pengguna jasa bandara di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang,” pungkas Fajar. (wahid/ss)







