HUT RI ke-81, Momentum Wujudkan  Kedaulatan Hayati


Plt Karantina Jawa Tenga Riswan, menerima penghormatan dari peserta upacara. (foto:ist)

Semarangsekarang.com (Jakarta),- Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Tengah (Karantina Jawa Tengah) menggelar upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pada Senin (17/08/26). Bertempat di halaman kantor induk, upacara berlangsung khidmat dipimpin langsung oleh Riswan, Plt Karantina Jawa Tengah diikuti oleh ASN, non ASN dan daring kepada pegawai yang bertugas di Satuan Pelayanan Pelabuhan Tanjung Intan, Pelabuhan Tegal, Bandara Adi Soemarmo, Bandara Ahmad Yani.

Tepat pukul 07.00 WIB, suasana khidmat langsung terasa begitu komandan upacara memasuki lapangan memberi komando siap dalam barisan kepada ratusan pegawai yang mengenakan seragam dinas KORPRI. Serangkaian prosesi upacara bendera terlaksana dengan tertib hingga akhir acara. Peringatan HUT RI ke-81 tahun ini mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Tema ini menjadi pendongkrak semangat bagi seluruh pegawai agar terus memperkuat kedaulatan pangan dan pengawasan komoditas hayati sebagai tugas karantina sebagai garda terdepan di pintu pemasukan dan pintu pengeluaran wilayah Jawa Tengah.

Momen paling mendebarkan sekaligus membanggakan terjadi saat tim pengibar bendera melangkah pasti mendekati tiang. Dengan gerakan serasi penuh konsentrasi, mereka berhasil membentangkan sang saka Merah Putih dengan sempurna. Lagu kebangsaan Indonesia Raya bergema memecah keheningan pagi, diiringi hormat takzim dari seluruh peserta upacara yang menatap tegap ke arah bendera secara perlahan berkibar di puncak tertinggi.

Dalam siaran persnya, Riswan mengatakan bahwa peran karantina sangat krusial dalam mendukung kedaulatan bangsa melalui perlindungan maksimal terhadap sumber daya alam hayati (komoditas pertanian, perikanan dan produk olahannya) dari ancaman hama penyakit yang membahayakan. Pelayanan karantina secara optimal, adil, transparan, dan profesional kepada pengguna jasa karantina juga menjadi kunci utama dalam mendorong percepatan arus perdagangan nasional, internasional serta mendukung perekonomian nasional.

Pada kesempatan ini dilakukan pemberian penghargaan Satya Lencana Karya Satya secara simbolis kepada pegawai yang telah mengabdi sebagai karantinawan karantinawati selama 10 tahun, 20 tahun. Selanjutnya penyerahan hadiah kepada sang juara atas peran serta memeriahkan perlombaan semarak kemerdekaan.

Pada sesi akhir ditutup dengan foto bersama seluruh peserta upacara yang hadir. Senyum merekah di wajah para pegawai memancarkan rasa optimisme dan soliditas kuat untuk terus mengabdi demi bangsa dan negara.(Wahid/ss)

Berita Terkait

Top