Mak Jegagik Padel Semarakkan HUT ke-81 RI,
Wali Kota Semarang melakukan servis Padel melawan pemain dari insan pers pada pertandingan persahabatan Mak Jegagik Padel di Gets Courts Jalan Soekarno – Hatta. (Foto : ist)
Wali Kota Agustina Selipkan Aksi Sosial
Semarangsekarang.com (Semarang),- Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan dengan cara yang berbeda melalui penyelenggaraan Mak Jegagik Padel, sebuah pertandingan persahabatan yang digelar di Gets Courts, Jalan Soekarno Hatta, Kota Semarang.
Kegiatan tersebut sekaligus dijadikan momentum untuk merayakan HUT ke-4 Jurnalis FC, sehingga suasana kebersamaan antara pemerintah, insan pers, BUMD, pelaku usaha, dan komunitas olahraga semakin terasa.
Ratusan peserta dan tamu undangan disatukan dalam suasana penuh keakraban. Sorak-sorai para pendukung terus terdengar dari pinggir lapangan, sementara setiap pertandingan disambut gelak tawa dan tepuk tangan.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB diikuti 14 tim dari berbagai unsur. Tim tersebut terdiri atas Pemkot Semarang 1 dan Pemkot Semarang 2, PDAM 1 dan PDAM 2, DPRD Kota Semarang dan DPRD Kota Semarang 2, PHRI Jawa Tengah 1 dan PHRI Jawa Tengah 2, BPR/BKK 1 dan BPR/BKK 2, serta tim Media.
Suasana semakin semarak ketika Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin, dan Sekretaris Daerah Kota Semarang Handi Priyanto turut memasuki lapangan untuk bermain Padel bersama para peserta.
Pertandingan pembuka mempertemukan pasangan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti bersama Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang, Yudi Hardianto Wibowo, melawan dua wartawan dari Forum Wartawan Kota Semarang (Forwakot), yakni Elly Kusuma dan Lia Dina.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menjelaskan makna dari nama kegiatan tersebut. “Mak Jegagik Padel ini berarti tiba-tiba bermain Padel sebagai bentuk dalam memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia. Total hadiah Rp15 juta dalam bentuk sembako 250 paket kepada sejumlah yatim piatu di Kota Semarang,” ujar Agustina.
Menurutnya, hadiah yang disediakan tidak hanya dimaknai sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat sosial kepada anak-anak yatim piatu di Kota Semarang. Dengan konsep tersebut, peringatan kemerdekaan tidak hanya diisi dengan olahraga, melainkan juga diiringi kepedulian sosial yang diharapkan mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Ketua Panitia Makjegagik Gus Wahid mengatakan, tujuan utama kegiatan bukan semata-mata menggelar pertandingan olahraga. “Dengan adanya event ini semua lintas instansi, perhotelan dan wartawan bisa semakin akrab,” kata Wahid.
Ia juga menjelaskan bahwa konsep penghargaan yang unik memang sengaja dipilih agar seluruh peserta dapat menikmati pertandingan tanpa tekanan.
Momentum tersebut berhasil menghadirkan ruang pertemuan antara pemerintah daerah, wartawan, BUMD, pelaku usaha, dan komunitas olahraga dalam suasana santai menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (Subagyo/ss)







