Silaturahim Jurnalis Lintas Organisasi Pers Jepara
Oplus_131072
Ketua ALMI Jepara, Edy “John” Prasadja memberikan sambutan pada silaturahmi organisasi media Jepara. (foto:Boedi)
Semarangsekarang.com (Jepara),- Silaturahmi Organisasi Media Jepara digelar di Tesa Kafe, Jl. Ratu Kalinyamat Krapyak Jepara, Sabtu (13/12/2025).
Forum silaturahmi ini mengusung tema, “Membangun Pondasi Solidaritas dan Kesepahaman Membangun Jepara, Yen Ora Ono Awakmu, Aku Ora Sopo-sopo.”
65 awak media lintas organisasi pers hadir pada ajang silaturahmi ini. Antara lain, ALMIJ (Aliansi Lintas Media Jepara), PWO In (Persatuan Wartawan Online Independen) Jepara, GWI (Gabungan Wartawan Indonesia) Jepara, IWOI (Ikatan Wartawan Online Indonesia) Jepars, IPJT, AWPI dan aktifis Jepara.
Dalam sambutannya Ketua ALMI Jepara, Edy “John” Prasadja mengatakan, silaturahmi ini bukan sekadar temu kangen, melainkan ruang strategis untuk membangun kesepahaman etik, visi kebangsaan, dan tanggung jawab sosial media di tengah dinamika Jepara yang terus berkembang.
“Media tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Yen ora ono awakmu, aku ora sopo-sopo. Tanpa kebersamaan, kekuatan kita rapuh. Dengan solidaritas, media akan menjadi pondasi yang kuat dalam memajukan Jepara, bersama-sama”, kata Edy John.
Edi John menambahkan, “Jangan mau diadu domba atau dipecah belah”.
Sementara itu ketua GWI Jepara, Petrus Paranto, menegaskan bahwa pembangunan Jepara tidak bisa hanya dibebankan pada pemerintah semata. Media memiliki peran strategis sebagai penyambung lidah rakyat, pengawas kebijakan, sekaligus mitra konstruktif dalam mendorong perubahan.
“Kritik harus kritis, cerdas, dan berorientasi solusi; sementara apresiasi harus jujur dan proporsional. Media adalah pilar demokrasi, dan pilar itu hanya akan kokoh bila berdiri di atas kebersamaan, etika, dan tanggung jawab sosial,” ujar Petrus.
Pada kesempatan terakhir Joko T. Purnomo dari Yayasan Konsorsium LSM Jepara. Ia menilai insan pers Jepara telah menjalankan fungsi kontrol sosial secara seimbang dengan memberitakan keberhasilan pemerintah sekaligus menyoroti kinerja yang masih perlu dibenahi. Selain itu Joko berpesan agar insan pers terus saling menghargai, menjaga persatuan, kekompakan, dan kebersamaan.(Boedi/ss).







