DPR RI Setujui Naturalisasi Miliano Jonathans dan Mauro Nils Zijlstra
Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat rapat dengan DPR RI proses naturalisasi lima pemain berdarah Indonesia-Belanda untuk memperkuat timnas putra dan putri Indonesia. (foto: dok pssi)
Semarangsekarang.com (Jakarta) – Pimpinan DPR RI menyetujui proses naturalisasi Miliano Jonathans berusia 21 tahun yang kini menjadi pemain Jong FC Utrecht dan Mauro Nils Zijlstra (20 Tahun) tercatat sebagai pemain Eredivisie FC Volendam untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), dua pesepakbola muda berdarah Indonesia-Belanda ini berposisi sebagai pemain depan di klubnya masing-masing.
Selain dua pemain tersebut DPR RI juga menyetujui tiga pemain naturalisasi pesepakbola putri. Mereka adalah, Isabel Corian Kopp kelahiran Amsterdam usia 23 tahun posisi back kanan di klub Hera United Belanda, Pauline Jeannette van de Pol (22 tahun) back kiri di klubnya Telstar Vrouwen dan Isabelle Nottet yang kini berusia 22 tahun yang saat ini bermain sebagai penyerang sayap di VVK Telstar Belanda.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pimpinan DPR RI atas komitmen dan dukungan terhadap proses naturalisasi lima pesepakbola diaspora yang telah disetujui dalam Rapat Paripurna DPR RI yang digelar 26 Agustus 2025.
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Ketua DPR RI, Ibu Puan Maharani, Wakil Ketua DPR RI, Bapak Sufmi Dasco Ahmad, serta seluruh pimpinan dan anggota Komisi X dan Komisi XIII yang telah menunjukkan dukungan nyata terhadap kemajuan sepakbola nasional,” ujar Erick Thohir di Jakarta, Selasa (26/08/2025).
Dalam Rapat Kerja Bersama yang digelar di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Komisi X dan Komisi XIII menyetujui proses naturalisasi lima pesepakbola diaspora. Persetujuan tersebut kemudian dikukuhkan dalam Rapat Paripurna DPR RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurizal.
“Langkah ini bukan hanya soal memperkuat tim nasional, tetapi juga mencerminkan sinergi antara dunia olahraga dan lembaga legislatif dalam membangun prestasi dan kebanggaan bangsa. Kami di PSSI percaya bahwa dengan dukungan seperti ini, sepakbola Indonesia akan semakin kompetitif di kancah internasional,” pungkas Erick.
Proses selanjutnya akan diteruskan ke Sekretariat Negara untuk memperoleh Surat Keputusan Presiden (Keppres) sebagai syarat pengambilan sumpah menjadi WNI. (aria-SS).







