Rerie : Pelestarian Wayang Butuh Dukungan Semua Pihak
Oplus_131072
Lestari Moerdijat (foto:ist)
Semarangsekarang.com (Surakarta),- Langkah pelestarian kesenian wayang harus konsisten dilakukan bila kita mau puluhan tahun mendatang warisan budaya tak benda UNESCO itu, tetap eksis di tanah air.
“Pintu masuk pelestariannya yang tepat seperti apa dan bagaimana? Tentu kami harus minta masukan kepada para pelaku seni, masyarakat, dan para pemangku kebijakan, serta pemerhati wayang, dalam upaya merealisasikan langkah pelestarian itu,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam Forum Diskusi Aktual Berbangsa dan Bernegara MPR RI (FDABB MPR RI) bertema Masa Depan Wayang di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (8/11/2025).
Menurut Lestari, FDABB MPR RI adalah forum yang secara umum merupakan salah satu instrumen MPR RI untuk menyerap aspirasi dari berbagai kalangan terkait permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Kali ini di Solo, Jawa Tengah, Rerie, sapaan akrab Lestari bertemu dengan para praktisi perwayangan, dalang, pemerhati, masyarakat, dan juga para pemangku kebijakan.
Diakui Rerie, pertunjukan wayang di daerah-daerah saat ini mulai jarang ditemui. Karena berbagai kondisi yang mempengaruhinya, pertunjukan wayang kulit sudah jarang terlihat pada acara hajatan di masyarakat.
Menurut Rerie, kita tidak boleh lengah dalam menyikapi kondisi yang dihadapi seni wayang Indonesia itu.
Bagaimana seni wayang, tambah dia, bisa tersaji sebagai ensiklopedia yang mudah dipahami masyarakat.
Karena sejatinya, tegas Rerie, seni wayang itu bukan semata tontonan, tetapi sarat akan tuntunan dan filosofi.
Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI berpendapat, pengakuan UNESCO pada 2003 terhadap seni wayang Indonesia dengan kategori Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity (Karya Keagungan Warisan Lisan dan Takbenda Kemanusiaan) dunia itu, melahirkan konsekuensi bahwa setiap anak bangsa harus konsisten melestarikan budaya tersebut.
Sehingga, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, para pemangku kepentingan terkait seni perwayangan ini harus mampu bersama-sama melahirkan mekanisme yang tepat agar mampu merealisasikan langkah pelestarian wayang yang konsisten.
Rerie berpendapat, intervensi kebijakan dari para pemangku kebijakan sangat dibutuhkan, agar perhatian setiap anak bangsa terhadap upaya pelestarian seni wayang di tanah air dapat terus ditingkatkan. (mbo/ss)







