Tirakatan Memperingati HUT ke-80  Kemerdekaan Republik Indonesia di Ngaliyan


Para warga RT 02 RW 04 Ngaliyan berfoto bersama dengan Ketua RW IV Gunoto Saparie seusai mengadakan malam tirakatan tujuhbelasan di Balai RT setempat.02 ([foto : ist)

Semarangsekarang.com (Semarang),- Suasana Balai RT 02 RW 04 Kelurahan Ngaliyan, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Minggu malam (17/8/2025), tampak meriah. Warga berbondong-bondong hadir dalam acara malam resepsi dan tirakatan memperingati HUT ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua RW 04 Ngaliyan Gunoto Saparie, Wakil Ketua RW 04 Arifin Iqbal, Ketua RT 02 RW 04 Ngaliyan Suyono, Ketua PKK RT 02 RW 04 Ngaliyan Wiji Rahayu, para tokoh masyarakat, dan segenap warga.

Dalam sambutannya, Ketua RT 02, Suyono, menegaskan bahwa malam tirakatan kali ini memang berbeda dibanding RT-RT lain di lingkungan RW 04. “Kalau RT-RT lain mengadakan tirakatan serentak pada Sabtu malam, 16 Agustus, kami justru memilih melaksanakannya pada Minggu malam, tepat tanggal 17 Agustus 2025,” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.

Suyono juga menyampaikan sejumlah program kerja RT 02, antara lain perbaikan fasilitas umum, kegiatan kebersihan lingkungan, dan penguatan kegiatan sosial warga. Seluruh program tersebut, menurutnya, akan dibiayai dari bantuan dana operasional RT sebesar Rp25 juta per tahun yang diberikan oleh Wali Kota Semarang.

“Kami segenap warga RT 02 RW 04 Ngaliyan mengucapkan terima kasih kepada Bu Walikota Semarang. Bantuan operasional sangat berarti bagi upaya membangun, baik fisik maupun nonfisik, di lingkungan kami,” ujarnya.
sementara itu Ketua RW 04, Gunoto Saparie, dalam sambutannya menekankan pentingnya penggunaan dana operasional sesuai aturan.

“Jangan sampai penggunaannya ngawur. Harus mengacu pada pedoman dan petunjuk teknis yang berlaku, begitu juga dengan pelaporannya,” tegasnya. Ia mengutip pesan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng agar bantuan dana tersebut digunakan sebaik-baiknya.

Dengan nada bercanda, Gunoto mengingatkan agar dana operasional RT tersebut tidak disalahgunakan atau tidak sesuai dengan peruntukannya.
“Jangan sampai dana itu dipakai untuk kepentingan pribadi Ketua RT, misalnya untuk menikah lagi,” ucapnya, yang sontak mengundang gelak tawa warga.

Lebih jauh, Gunoto mengingatkan pentingnya melanjutkan perjuangan para pahlawan. Menurutnya, cita-cita proklamasi belum sepenuhnya tercapai. “Masyarakat adil dan makmur masih terasa jauh. Karena itu, warga RT 02 RW 04 harus terus berjuang, tentu sesuai bidang dan porsinya masing-masing,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya ketaatan kepada pemimpin.

“Dalam ajaran Islam, selain taat kepada Allah dan Rasul, kita juga diperintahkan untuk patuh kepada pemimpin, baik di tingkat RT, RW, kelurahan, kecamatan, kabupaten, provinsi, sampai nasional,” ujarnya.

Acara malam tirakatan ditutup dengan penyerahan hadiah berbagai lomba Agustusan serta doa bersama yang dipimpin Ustaz Mustakim. Doa itu menjadi penanda rasa syukur warga RT 02 RW 04 atas 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus pengingat bahwa perjuangan mengisi kemerdekaan masih harus terus dilanjutkan. (subagyo/ss)

Berita Terkait

Top