DPRD Tak Ingin Mahasiswa Sambut Mayday Kecewa
Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman (foto:ist)
Semarangsekarang.com (Semarang),- Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman menyatakan tidak ingin teman-teman buruh dan mahasiswa yang akan menyambut Mayday untuk menyampaikan aspirasinya kecewa. Terutana yang berkaitan dengan isu-isu ketenagakerjaan, kesejahteraan dan pendidikan.
“Kami komitmen untuk mendukung penyampaian aspirasi masyarakat dalam aksi Mayday, khususnya mahasiswa, selama dilakukan secara damai dan bertanggung jawab,” tegas Kadarlusman yang akrab disapa Pilus seusai sidang Paripurna DPRD Kota Semarang, Rabu (30/4/2025).
Ia mengatakan, pemerintah memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi, terutama yang berkaitan dengan isu-isu kesejahteraan, ketenagakerjaan, dan pendidikan. Salah satu isu utama yang disoroti adalah ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) serta tingginya angka pengangguran.
“Pemerintah daerah mengakui keterbatasan dalam kewenangan, karena banyak kebijakan bersifat nasional,” tambahnya.
DPRD Kota Semarang tetap mendorong upaya-upaya penanggulangan melalui pelatihan kerja, penyediaan lapangan kerja, serta dorongan peningkatan Upah Minimum Kota (UMK) sesuai kemampuan anggaran daerah.
Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh elemen masyarakat dapat menjaga kondusivitas kota.
“Harapan kami, Semarang tetap guyub rukun. Semua pihak harus bisa berkolaborasi agar masyarakat semakin sejahtera,” pungkas Pilus. (subagyo/ss)







