Masyarakat Diminta Tidak Bakar Sampah
Lima kejadian kebakaran ilalang dekat rel kereta api di wilayah Daop 4 Semarang menjadi perhatian serius PT KAI. (Foto : ist)
Semarangsekarang.com (Semarang),- Puncak kemarau yang kini sedang berlangsung membuat kondisi lingkungan di sejumlah wilayah menjadi lebih kering dan lebih mudah terbakar. Kondisi tersebut meningkatkan potensi terjadinya kebakaran di sekitar jalur kereta api yang dapat mengganggu aspek keselamatan perjalanan kereta api.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang terus waspada meningkatkan pemantauan terhadap kondisi jalur dan lingkungan sekitar wilayah operasional serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, pemadam kebakaran, dan unsur kewilayahan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa, kondisi lingkungan yang lebih kering selama musim kemarau perlu menjadi perhatian bersama karena api dapat lebih mudah merambat, khususnya pada area yang terdapat material mudah terbakar.
Luqman menambahkan, KAI terus melakukan pemantauan terhadap kondisi jalur dan lingkungan sekitar serta memastikan setiap potensi gangguan dapat ditangani secara cepat melalui koordinasi dengan pihak terkait.
KAI Daop 4 Semarang mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar sampah, jerami, sekam, rumput kering, maupun sisa hasil pertanian di sekitar jalur KA. Selain berpotensi meluas, kebakaran dan asap di sekitar jalur dapat mengganggu lingkungan serta berpotensi memengaruhi keselamatan perjalanan kereta api. (Subagyo/ss)L







