Siswi SMP Karangturi Dibekali Pendidikan Seksualitas dan Religiositas
Para siswi SMP Karangturi Semarang tampak antusias mengikuti pembekalan pendidikan seksualitas dan religiositas. (foto: ajeng/SS)
Semarangsekarang.com – Dalam rangka membekali peserta didik dengan pemahaman tentang pendidikan seksualitas dan religiositas, sebagai upaya membangun karakter sehat, bertanggung jawab serta berlandaskan nilai moral dan spiritual. SMP Karangturi Semarang mengadakan edukasi bagi 428 siswa kelas VII hingga IX di SMP Karanturi pada Selasa (29/09/2026)/
Kegiatan yang mengangkat tema Know Your Worth – Tubuhku Berharga, Imanku Menuntunku ini menggandeng Tim Biro Psikologi Payung Jiwa Center. Veti Aristi Amalia, MPsi, Dian Annisa Rahardjo, MPsi, dan Maya Arrizqina Fauzia, MPsi.
Mereka dihadirkan untuk membekali para siswa agar mampu, memahami perubahan fisik, emosional, sosial dan psikologis pada masa remaja. Bisa menghargai tubuh sebagai anugerah yang harus dijaga. Memahami konsep persetujuan (consent), batasan diri (body boundaries)serta relasi yang sehat. Menumbuhkan kemampuan mengambil keputusan berdasarkan nilai moral dan religius, Mengembangkan karakter mandiri, jujur, peduli, tanggung jawab, kreatif, disiplin, tangguh, dan rendah hati. Serta bisa menjadi remaja yang mampu menghormati diri sendiri maupun orang
Dari pembekalan ini diharapkan peserta didik tidak hanya memiliki pengetahuan yang benar mengenai seksualitas dan kesehatan reproduksi saja tetapi juga bertumbuh menjadi pribadi yang memiliki integritas, mampu menjaga martabat dirinya, menghormati keberagaman serta menjadikan nilai-nilai religius sebagai kompas dalam setiap pilihan dan tindakannya.
Sugiyarto, SPd selaku Kepala SMP Karangturi berpesan kepada seluruh peserta didiknya untuk dapat menerima dan memahami pengetahuan yang sudah dibagikan oleh para narasumber yang berkompeten terkait seksualitas dan religiositas.
”Apapun yang menjadi pertanyaan mereka bisa terjawab dengan baik. Ini penting, karena jika SMP Karangturi tidak memfasilitasi acara ini maka dikhawatirkan jawaban atas keingintahuan anak-anak berpotensi didapatkan dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Apa yang mereka pelajari dilengkapi dengan landasan iman yang menjadi kompas langkah perjalanan masa remaja mereka,” kata Sugiyarto.
Sebagai akhir kegiatan Widya Ayu, SPsi, MH selaku founder Payung Jiwa Psikologi Center menyampaikan pesan penting kepada seluruh siswa siswi SMP Karangturi Semarang. ”Ingatlah tubuhmu adalah tanggung jawabmu, batasanmu adalah hakmu, dan menghormati adalah kunci. Sayangi tubuhmu karena kamu berharga dan tetaplah bersinar untuk masa depanmu”. (Diajeng Ayu Puspita, siswa SMAN XII Kota Semarang–SS)







