Hadapi Banjir dan Rob, RSI Sultan Agung Bentuk Tim SADEWA
dr Agus Ujianto Dirut RSI Sultan Agung (foto : wahid)
Semarangsekarang.com (Semarang),- Banjir yang terjadi di jalur Pantura Kaligawe menyebabkan RSI Sultan Agung mengalami penurunan sebesar 20 persen pasien yang memeriksakan di RS tersebut.
“Kami menyadari karena masih musim hujan sehingga banyak pasien yang melakukan penjadwalan ulang,” kata Dirut RSI Sultan Agung,” dr Agus Ujianto dalam keterangannya kemarin.
Agus mengakui, akses jalan menuju RS terdapat banyak genangan air, tetapi pihaknya sudah menyiapkan angkutan besar yang berada di Kawasan Jumadil Kubro, agar pasien bisa melakukan rawat jalan. Bahkan, ada pasiken yang sakit juga bisa dilakukan dengan naik onil besar seperti truk.
“Kami menyediakan tranportasi lainnya yang intinya tidak menyusahkan pasien yang tetap harus periksa,” tambahnya
Dengan seringnya terkena bencana banjir RSI Sultan Agung, membentuk Tim yang bernama Sultan Agung Disaster Water Emergency Assessment (SADEWA)
“Nantinya tim ini siap melayani masyarakat saat banjir dengan waktu pelayanan selama 24 jam,” katanya.
Pembentukan Sadewa, ini bertujuan untuk memudahkan para pasien menuju RSI Sultan Agung ketika ada rob dan banjir. Malah, Tim SADEWA ini sudah bergerak saat banjir terjadi sebelumnya.
“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan di RS tetap berjalan dengan baik, terutama menghadapi banjir rob,” tambahmya
Selain itu RSlI Sultan Agung Semarang juga telah membuat tiga level peringatan banjir, yaitu hijau yang berarti kondisi masih normal, kuning siaga, dan merah waspada.
“Itu dipersiapkan agar pelayanan di RS tetap berjalan dengan baik, terutama menghadapi banjir rob,” tandasnya.
Ke depan pihaknya bakal mempersiapkan halte-halte penjemputan menggunakan perahu dengan standar Sultan Agung. Dalam pelaksanaanya, RSI Sultan Agung bisa bekerjasama dengan stakeholder dan aparat yang bertanggung jawab. Untuk mendukung rencana tersebut, RS Sultan Agung akan meluncurkan program pelatihan kebencanaan air bagi masyarakat.
“ini sebagai bentuk tanggung jawab bahwa RSI Sultan Agung Semarang siap menghadapi banjir dan rob yang terjadi di daerah Sultan Agung, Semarang,” imbuhnya. (hid/ss)







