KA Gunung Jati (119) Senggol Pejalan Kaki Hingga Tewas
Petugas KAI mengingatkan penghuni sekitar rel untuk tidak bermain di dekat rel kereta yang sangat berbahaya terhadap keselamatan jiwa. (foto : ilustrasi)
Semarangsekarang..com (Semarang),- Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo membenarkan kejadian tertempernya KA Gunung Jati (119) relasi Semarang – Jakarta oleh pejalan kaki pada hari Minggu (27/4/2025) pukul 16.10 WIB, di Km 31+6/7 petak jalan antara Stasiun Kalibodri – Stasiun Weleri, Kabupaten Kendal.
Sebelum kejadian, masinis KA Gunung Jati telah membunyikan suling lokomotif secara berulang sebagai peringatan, namun korban tidak menghiraukan dan kejadian tidak dapat dihindari.
Imbas dari kejadian ini, KA Gunung Jati (119) mengalami keterlambatan 4 menit untuk berhenti dan melakukan pemeriksaan di Stasiun Weleri. Usai dilakukan pemeriksaan oleh masinis, tidak ada kerusakan pada lokomotif maupun rangkaian kereta dan setelah dinyatakan aman KA Gunung Jati melanjutkan perjalanan kembali.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang merasa prihatin dengan kejadian ini dan menyampaikan duka cita yang mendalam. KAI juga menghimbau masyarakat untuk tidak berkegiatan di jalur KA serta selalu memperhatikan keselamatan saat berada di sekitar jalur kereta api.
Masyarakat diminta memperingatkan / menegur apabila ada orang yang bermain, berjalan, atau melakukan aktivitas di area jalur kereta api demi keselamatan bersama. Jalur kereta api merupakan area berbahaya yang hanya diperuntukkan bagi operasional kereta api. (subagyo/ss)







