Dinas Pendidikan Minta Penguatan Pendidikan Karakter Spiritual Selama Ramadan
Guru saat mengajar didepan kelas. Selama Ramadan Jam pelajaran dimulai pukul 07.30 WIB, para siswa diharapkan bisa mengikuti pelajaran pendidikan akhlak mulia yang disampaikan guru. (foto : istimewa)
Semarangsekarang.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang menyampaikan selama bulan Ramadan 1447 H, kegiatan belajar mengajar tetap dimulai pukul 07.30 WIB. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Muhammad Ahsan pada Rabu (18/02/2026).
Meskipun kegiatan belajar mengajar tetap dimulai pukul 07.30, namun Ahsan menekankan demi menjaga kenyamanan peserta didik dalam menjalankan ibadah puasa, waktu kepulangan dibuka lebih awal dibanding dengan hari biasa.
“Kalau masuk kegiatan belajar mengajar memang tetap sama pukul 07.30 tapi untuk jam kepulangan itu lebih awal dibanding hari di luar Ramadan, dengan penyesuaian durasi setiap jam pelajaran sesuai dengan jenjang pendidikan,” jelasnya.
Durasi pembelajaran diatur sebagai berikut:
– PAUD: 25 menit per jam pelajaran
– SD: 30 menit per jam pelajaran
– SMP: 35 menit per jam pelajaran
Selain penyesuaian waktu belajar, Ahsan menyampaikan jika setiap sekolah diminta untuk melakukan penguatan pendidikan karakter spiritual dan keimanan melalui berbagai kegiatan Ramadan.
“Misalnya bisa dilakukan tadarus Al-Qur’an, kajian keagamaan, pembiasaan ibadah, kegiatan sosial, serta pembinaan akhlak mulia sesuai agama dan kepercayaan masing-masing peserta didik,” tuturnya.
Ia berharap dengan pengaturan ini, maka proses pembelajaran tetap bisa berlangsung efektif, sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk beristirahat, beribadah, dan memperkuat pembentukan karakter selama bulan Ramadan.
“Harapannya pembelajaran efektif, dan anak-anak tetap bisa menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan dengan baik,” pungkasnya. (subagyo-SS)







