Karantina Jateng Perkuat Kehadiran Laboratorium
Oplus_131072
Laboratorium ujung tombak karantina (foto:ist)
Semarangsekarang.com (Semarang),- Kepala Karantina Jateng Sokhib mengungkapkan bahwa laboratorium merupakan ujung tombak karantina. Berfungsi untuk memastikan kesehatan komoditas pertanian dan perikanan sebelum dilalulintaskan di tempat pemasukan / pengeluaran. Laboartorium harus mampu mendeteksi secara dini guna mencegah ancaman HPHK, HPIK, OPTK.
Menurut Sokhib, Karantina Jateng memiliki fasilitas laboratorium terpadu bidang karantina hewan, ikan dan tumbuhan. Nantinya laboratorium berpusat di gedung laboratorium Jalan Suratmo Nomor 324, Semarang. Layanan laboratorium Karantina Jateng terus dioptimalkan guna mendukung percepatan layanan karantina.
“Karantina Jateng memanfaatkan fasilitas laboratorium dan terus memperkuat fungsi laboratorium karena menjadi salah satu program prioritas Badan Karantina Indonesia (Barantin). Pengujian laboratorium menggunakan metode standar yang berlaku. Laboratorium Karantina Jateng sudah terakreditasi, tentunya terus meningkatkan sumber daya manusia dan mengotimalkan sarana prasarana laboratorium,” ujar Sokhib.
Sokhib menambahkan, sesuai amanah Undang-Undang Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, Barantin berkewajiban membangun karantina untuk keperluan tindakan karantina. Salah satunya yaitu pengembangan laboratorium dengan penguatan infrastruktur, peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan perluasan jejaring kerja laboratorium guna menjaga kesehatan, mutu dan keamanan produk. Giat transfer knowledge antar personil dapat meningkatkan kompetensi dan keahlian pengujian laboratorium. (Wahid/ss)







