Bonsai Asal Jateng Tembus Pasar Ekspor


Perawatan khusus perlu diberlakukan terhadap bonsai, agar sukses menempuh perjalanan. (Foto:ist).

Semarangsekarang.com (Semarang),- Produk ekonomi kreatif hortikultura unggulan Jawa Tengah kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional. Kali ini, ribuan tanaman bonsai tropis eksotis siap bertolak menghiasi rumah dan taman di Negeri Kincir Angin, Belanda. Keberhasilan tembusnya komoditas ini membuktikan bahwa tanaman hias asal Jawa Tengah memiliki kualitas seni tinggi serta daya saing yang kuat di pasar Uni Eropa.

Heri Widarta, Ketua Tim Kerja Karantina Tumbuhan, Karantina Jawa Tengah membenarkan bahwa ekspor tanaman bonsai kerdil bernilai estetika tinggi ini terus mengalami tren penguatan. Keunikan bonsai tropis asal Jawa Tengah jadi incaran daya tarik pasar global ciri khas tanaman bonsai yang tidak dijumpai tanaman hias biasa seperti bentuk mungil, kerdil, mini, batang kokoh, lekukan yang artistik, penirusan daun secara professional, jenis tanaman bonsai tertentu tetap dapat tumbuh bunga dan buah asli layaknya pohon normal, varietas khas tropis tidak ditemukan di daratan Eropa.

Ketatnya persyaratan fitosanitari dari negara tujuan mengharuskan adanya jaminan kesehatan tanaman bonsai. Persyaratan masuk pasar Eropa, khususnya Belanda, mewajibkan tanaman bebas dari hama penyakit tumbuhan. Karantina Jawa Tengah menerapkan sistem in-line inspection mulai dari asal tanaman bonsai dari petani, penggantian media tanam, perlakuan, penyiraman, penyimpanan dalam screen house hingga tahap pemuatan (stuffing) siap ekspor.

Dalam pengiriman terbaru, sebanyak 125 pohon tanaman bonsai dari 25 varietas dinyatakan sehat, berdaun segar, tidak ditemukan gejala serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK), selanjutnya mengantongi dokumen Phytosanitary Certificate sebelum berlayar menggunakan kapal laut melalui Pelabuhan Tanjung Emas menuju Negeri Kincir Angin, Belanda.

“Peluang ekspor ini diharapkan menjadi angin segar bagi para petani milenial dan pelaku UMKM tanaman hias di Jawa Tengah untuk terus meningkatkan standar budidaya tanaman. Dukungan penuh dari Karantina Jawa Tengah me⅞ humastikan bahwa komoditas ekspor tidak hanya unggul dari segi keindahan seni visual, tetapi juga terjamin aman secara kualitas hayati di pasar global, “imbuh Heri. (Wahid/ss)

Berita Terkait

Top