KPU Kota Semarang Melakukan Pencermatan Data Pemilih
Ahmad Zaini. (foto:ist)
Semarangsekarang.com (Semarang),- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang Ahmad Zaini mengatakan hingga triwulan ketiga tahun 2026 jumlah data pemilih di Kota Semarang mencapai 1.291.790 pemilih.
“Jumlah data pemilih sementara ini sampai triwulan ketiga tahun 2026 ada sebanyak 1.291.790 pemilih, terdiri dari 626.724 pemilih laki-laki dan 655.066 pemilih perempuan,” kata Ahmad Zaini, Senin (5/10).
Dikatakannya, jumlah tersebut merupakan hasil rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) triwulan 3 tahun 2026 yang ditetapkan dalam rapat Pleno Terbuka KPU Kota Semarang.
Penetapan hasil Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan 3 tahun 2026, untuk menjaga dan memelihara data pemilih agar tetap akurat, komprehensif, dan mutakhir.
Hasil rekapitulasi PDPB dari 16 kecamatan dan 177 kelurahan di wilayah Kota Semarang. Data pemilih tetap didapatkan dari Kemendagri usai dari gelaran Pilkada 2024 lalu. Data itu disampaikan ke KPU kota lewat KPU RI, yang telah diberi masukan dari Bawaslu.
“Kami lakukan pemutakhiran dan pemeliharaan data pemilih yang dilakukan secara berkelanjutan. Melalui PDPB, KPU Kota Semarang terus melakukan pencermatan terhadap perubahan data pemilih, termasuk perubahan elemen data, perpindahan penduduk, data pemilih yang telah meninggal dunia, serta informasi lain yang memengaruhi kualitas daftar pemilih,” katanya.
KPU Kota Semarang mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menjaga kualitas data pemilih dengan menyampaikan informasi apabila terdapat perubahan atau ketidaksesuaian data pemilih kepada KPU Kota Semarang.
“Ditetapkannya hasil PDPB Triwulan III Tahun 2026, KPU Kota Semarang akan terus melanjutkan proses pemutakhiran data pemilih pada periode berikutnya sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas data pemilih di Kota Semarang. Sehingga mewujudkan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) yang akurat, transparan, serta berintegritas tinggi,” jelasnya.
Sisialisasi dan edukasi
Anggota KPU, Novi Maria Ulfa menambahkan, langkah nyata dalam mengawal kualitas pendaftaran pemilih, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta memperkuat tata kelola lembaga yang bersih, KPU Kota Semarang akan menggelar rangkaian agenda kegiatan strategis terkait kepemiluan, diantaranya, rangkaian kegiatan sosialisasi dan edukasi pemilu kepada masyarakat.
“Seperti kegiatan Goes to school, program sosialisasi dan pendidikan pemilih yang menyasar para pemilih pemula di tingkat sekolah menengah. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai hak-hak politik, pentingnya partisipasi pemilih, serta membangun kesadaran berdemokrasi sejak dini,” katanya.
Kemudian, Forum Konsultasi Publik (FKP) Wadah komunikasi dua arah antara KPU Kota Semarang dengan unsur masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta instansi terkait untuk menjaring masukan, evaluasi, dan saran konstruktif demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, KPU Kota Semarang dapat memperkuat keterlibatan publik serta mewujudkan pemilu yang berkualitas dan berintegritas. (subagyo/ss)







