Gubernur Luthfi Lantik Wabup Klaten


 

Gubernur Ahmad Lutifi memberikan selamat kepada Wakil Bupati Klaten Mahanni. (foto:ist)

Semarangsekarang.com (Semarang),-  Tingkat kemiskinan Kabupaten Klaten  sebesar  11 persen lebih tinggi dibandingkan rata-rata Jawa Tengah sebesar 9,39 persen, menjadi perhatian Gubernur Jateng Ahmad Lutif saat melantik Wakil Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi, di Semarang, Senin (12/10/2026).

Menurut Lutfi, tingginya angka kemiskinan itu menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah. Ahmad Luthfi, meminta Wakil Bupati Klaten yang baru, Mahanni Yulindha Pratiwi, memprioritaskan penanganan kemiskinan dan memastikan pembangunan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Ahmad Luthfi  melantik Mahanni untuk sisa masa jabatan 2025–2030 di Semarang.  Mahanni menggantikan Benny Indra Ardhianto, suaminya yang meninggal dunia pada 7 Februari 2026. Ia  terpilih sebagai wakil bupati melalui pemungutan suara dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Klaten pada 26 Agustus 2026. Ia memperoleh seluruh 49 suara anggota dewan yang mengikuti pemungutan suara.

Menurut Ahmad Luthfi, pengentasan kemiskinan harus menjadi salah satu fokus utama wakil bupati dalam menjalankan pemerintahan. Program pembangunan, kata dia, perlu dikendalikan agar menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan masyarakat.

“Ada hal yang sangat krusial yang nanti akan diemban oleh wakil bupati. Apa pun yang dibangun oleh Kabupaten Klaten, wakil bupati sebagai pengendali mengentaskan angka kemiskinan,” kata Luthfi.

Tantangan Klaten tidak hanya terlihat dari angka kemiskinan. Data 2025 menunjukkan pertumbuhan ekonomi kabupaten tersebut sebesar 4,62 persen, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang mencapai 5,37 persen.

Kesenjangan itu menjadi salah satu persoalan yang perlu dicermati pemerintah daerah, terutama dalam memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan warga. Upaya penanganan kemiskinan membutuhkan program yang terarah, koordinasi antarlembaga, serta pelaksanaan yang menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Luthfi menegaskan, angka kemiskinan merupakan salah satu indikator untuk melihat hasil kerja pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.

“Jadi, angka kemiskinan adalah output daripada apa yang kita lakukan sebagai pejabat publik, baik itu gubernur maupun bupati,” ujarnya.

Selain mendorong penanganan kemiskinan, Luthfi meminta Mahanni membangun kerja sama yang solid dengan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Ia mengingatkan agar keduanya bekerja dalam satu arah, sehingga pelaksanaan program pemerintahan tidak terhambat persoalan koordinasi.

“Ya, pokoknya harus satu paket dalam rangka mengembangkan. Saya yakin beliau berdua akan setuju,” katanya.

Menurut Luthfi, kekompakan kepemimpinan diperlukan untuk mengoptimalkan potensi Klaten, termasuk posisinya yang berbatasan langsung dengan Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Oleh karena itu, collaborative government antara wakil dan bupati menjadi kunci yang utama,” tegasnya.

Mahanni terpilih sebagai wakil bupati melalui pemungutan suara dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Klaten pada 26 Agustus 2026. Ia memperoleh seluruh 49 suara anggota dewan yang mengikuti pemungutan suara. (Wahid/ss)

Berita Terkait

Top