Pemkot Dukung Penguatan Infrastruktur Pengendali Banjir di Kaligawe


Petugas Satpol PP melakukan penertiban warung di atas saluran untuk perbaikan agar saluran air lancar menghadapi musim hujan. (Foto : ist)

Semarangsekarang.com (Semarang),- Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mendukung rencana Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan normalisasi saluran air di kawasan Kaligawe. Pekerjaan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur pengendali banjir dan mengantisipasi luapan air saat musim penghujan.

Rencananya akan dilakukan  normalisasi saluran sepanjang kurang lebih empat kilometer dari kawasan Terboyo hingga batas Kota Semarang dengan Kabupaten Demak. Untuk mendukung kelancaran pekerjaan tersebut, pemkot juga menyiapkan area saluran, termasuk melalui penanganan 57 PKL yang beraktivitas di depan eks Terminal Terboyo hingga sepanjang saluran Jalan Kaligawe, Selasa (3/11/26).

Agustina menilai penguatan infrastruktur saluran menjadi bagian penting dalam penanganan banjir di kawasan Kaligawe. Kerja sama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat diperlukan agar pembangunan infrastruktur tersebut dapat berjalan sesuai rencana.

“Penanganan banjir membutuhkan kerja bersama. Kami mendukung rencana Kementerian PU melakukan normalisasi saluran Kaligawe. Upaya ini penting untuk memperbaiki fungsi saluran dan mengurangi potensi luapan air saat musim penghujan,” ujar Agustina.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Kusnandir, menjelaskan bahwa penanganan PKL dilakukan bersama Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU dan Kecamatan Genuk. Sebelum penataan di lapangan, jajaran terkait telah menyosialisasikan rencana tersebut kepada para pedagang. Penyiapan area ini ditargetkan tuntas pekan ini sebelum proyek normalisasi dimulai.

Sementara itu, Kementerian PU berencana memulai pekerjaan fisik tersebut pada pekan depan dengan target penyelesaian pada akhir Desember 2026. Lingkup pekerjaan meliputi pengerukan sedimen lumpur, pembersihan sampah, serta penguatan pondasi di sisi kiri dan kanan saluran.

Melalui pekerjaan tersebut, kapasitas saluran diharapkan dapat berfungsi lebih baik dalam mengalirkan air, terutama saat curah hujan meningkat. (sebagyo/ss)

Berita Terkait

Top