Total 104 Pohon Tumbang, 105 Rumah Rusak Disapu Puting Beliung di Kota Semarang


Petugas BPBD Kota Semarang ketika melakukan pemotongan batang-batang pohon tumbang di pinggir jalan raya di wilayah Kota Semarang. (foto : humas bpbd kota semarang/SS)

Semarangsekarang.com – Sebelumnya diinformasikan bahwa ada 86 pohon tumbang di Kota Semarang akibat hujan disertai terjangan angin puting beliung yang melanda wilayah Kota Semarang pada Rabu 4 Maret 2026 lalu, namun setelah didata ulang oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), setidaknya ada 104 pohon tumbang.

Kepala BPBD Kota Semarang Endro Pudyo Martanto menjelaskan, hingga Kamis, 5 Maret 2026 tercatat ada  209 kejadian bencana akibat hujan dan angin puting beliung. Endro Pudyo Martanto memerinci ada 104 kejadian pohon tumbang dan 105 bangunan rusak disapu angin kencang.

“Hujan deras disertai angin kencang  ini yang menyebabkan pohon – pohon tumbang dan bangunan rumah rusak, ada yang bangunan tertimpa pohon, maupun atap hingga dinding yang roboh,” kata Endro.

Ia mengatakan bencana ini bahkan merata hampir di seluruh wilayah Kota Semarang. Dampak angin puting beliung yang menyebabkan rumah atau bangunan roboh terjadi di wilayah Kecamatan Semarang Utara, Semarang Selatan, Semarang Barat, Semarang Timur, Tembalang, Ngaliyan, Gayamsari, Gajahmungkur, hingga Candi.

Endro mengatakan pihaknya langsung melakukan penanganan berupa assemen, pemasangan terpal di beberapa titik area tanah longsor dan puting beliung hingga melakukan koordinasi dengan berbagai pihak seperti Disperkim, PLN, hingga relawan untuk melakukan pemotongan pohon tumbang di berbagai titik.

Endro menyebut wilayah terdampak paling parah berada di Kecamatan Ngaliyan. Meski demikian tidak ada korban jiwa, hanya ada warga yang mengalami luka-luka akibat bencana dari cuaca ekstrim.

“Jadi kalau bicara yang parah di wilayah Ngaliyan. Tapi memang ini masif merata termasuk di Semarang utara banyak rumah yang atapnya rusak, ada juga pohon yang menimpa rumah jadi memang relatif rata baik di wilayah Semarang atas maupun bawah,” pungkasnya. (subagyo-SS)

Berita Terkait

Top