Warga Kembang Arum Angkat Budaya Lokal di HUT RI ke 81
Warga Kembang Arum Semarang Barat memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 81 mengangkat kearifan kesenian budaya lokal setempat. (Foto : ist)
Semarangsekarang.com (Semarang),- Ratusan warga RW 01 Wologito, Kelurahan Kembang Arum, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang ramai-ramai memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan mengikuti jalan sehat dan lomba karnaval budaya pada Minggu (30/8/26).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi warga untuk kembali menghidupkan tradisi karnaval budaya yang sebelumnya pernah digelar di wilayah tersebut, namun vakum sejak sekitar 1994.
Ketua RW 01 Wologito, Sudarwanto, mengatakan, karnaval budaya kembali digelar karena melihat potensi seni dan budaya yang masih dimiliki warga. Menurutnya, sejumlah kesenian tradisional yang dahulu berkembang di lingkungan RW 01 mulai kembali ditampilkan.
“Ketika saya ditunjuk menjadi RW, saya berusaha bagaimana kebudayaan ini kita uri-uri (lestarikan) dan kita tampilkan lagi,” kata Sudarwanto.
Ia mengaku tidak menyangka antusiasme warga dalam kegiatan kali ini begitu besar. Selain jalan sehat, warga menampilkan beragam kesenian dan kreativitas, seperti barongsai, jaranan, serta tari Jawa tradisional yang merupakan kearifan lokal dalam nguri-uri budaya.
Sudarwanto menyebut persiapan kegiatan dilakukan sekitar satu bulan. Bahkan, sejumlah warga secara mandiri mempersiapkan properti karnaval hingga larut malam.
Sudarwanto menegaskan BOP RT tidak digunakan untuk kegiatan di tingkat RW. Dana tersebut diserahkan kepada masing-masing RT dan digunakan untuk kegiatan kemerdekaan di lingkungan masing-masing.
“Program sebagus apapun tanpa dukungan pengurus dan warga tidak akan berjalan maksimal. Guyub rukun yang utama. RW Satu Guyub Rukun! RW Satu Guyub Rukun!,” tegasnya.
Ketua RT 07 RW 01, Edy Suwarso, mengatakan tema yang diusung dalam karnaval adalah seni budaya dalam kemerdekaan. Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi upaya generasi penerus untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif sekaligus menjaga budaya lokal. (subagyo/ss)







