Pemkot Semarang Gelar Simulasi Makan Siang Bergizi


Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu sumringah menyaksikan anak-anak makan bergizi. (foto : ist)

Semarangsekarang.com (Semarang),- Pemkot Semarang bersama PPJI (Perkumpulan Pengadaan Jasa Boga Indonesia) Jateng  dan Kota Semarang akan menyelenggarakan simulasi  program ‘’Makan Siang Bergizi’’ untuk siswa dari 24 SD dan SMP di Kota Semarang. Dari ke-24 sekolah yang akan menerima uji coba makan siang bergizi, 21 di antaranya merupakan SD, sisanya adalah SMP.

Rencananya, makan siang bergizi tersebut disediakan puluhan anggota PPJI Kota Semarang. Mereka akan menyediakan makan siang bergizi untuk para siswa di sekitar tempat usaha masing-masing. “Kami berupaya turut membantu program andalan pemerintah memberikan makan siang bergizi untuk anak sekolah,’’ ungkap Ketua DPD PPJI Jateng Lilik Agus Gunarto usai audiensi dengan Wali kota Semarang, Jumat (4/10/2024).

Sementara Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyambut baik inisiatif dan dukungan PPJI dalam menyediakan makan siang sehat dan bergizi bagi para siswa di sekitar tempat usaha mereka. Mbak Ita menjelaskan, Pemkot Semarang telah menyusun buku menu makan siang yang lengkap dan sehat dengan memastikan nilai gizi telah sesuai dengan masukan para ahli gizi serta memperhitungkan harga bahan makannya.

“Harapannya (program ini) bisa meningkatkan kualitas gizi anak-anak. Makanya, menunya sangat bervariasi jadi tidak nasi ramesan yang membuat anak-anak cepat bosan. Namanya juga dibuat menarik, biar anak-anak senang, seperti ‘nasi telang’, ‘lele terbang’, dan lainnya yang lucu-lucu,” terang Mbak Ita.

Mbak Ita mengungkapkan, untuk program makan siang bergizi, Pemkot Semarang telah merintis sentra-sentra bahan pangan lokal menurut potensi tiap-tiap kecamatan. Sentra tersebut dianggap penting untuk menjamin ketersediaan pasokan pangan selama program berlangsung agar tidak terjadi kelangkaan pada bahan pangan tetentu.

Secara umum, Mbak Ita mengaku Kota Semarang siap menjalankan program unggulan Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Hanya saja, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) makan siang bergizi dari pemerintah pusat.

“Pada prinsipnya Pemkot Semarang siap melaksanakan program makan siang bergizi. Untuk teknisnya nanti kita lihat juknisnya seperti apa,” imbuhnya.

Rencananya Mbak Ita akan hadir di empat sekolahan dalam waktu empat hari berturut-turut yang dimulai Senin (7/10/2024). Juga  Komandan Komando Distrik Militer 0733/BS Semarang. (subagyo/ss)

Berita Terkait

Top