Ujicoba CFD Manahan Pedagang Kaki lima Gigit Jari


DeeKehadiran aparat memberikan kenyamanan pada  ujicoba CFD Manahan. (foto:khilmy)

 Semarangsekarang.com (Surakarta),- Dinas Perhubungan (Dishub) Solo sukses melakukan uji coba hari bebas kendaraan atau Car Free Day (CFD) kawasan Manahan  Minggu (7/9/2025) pagi. Dijaga ketat oleh aparat polri dan dishub,  masyarakat Solo terlihat antusias melaksanakan olahraga. Sementara para pengguna jalan yang tidak mengetahui adanya perluasan CFD terpaksa  berputar mencari jalan alternatif menuju arah yang diinginkan. 

Sesuai pengamatan semarangsekarang.com, keramaian pada ujicoba penambahan CFD di Manahan, ini belum terlihat adanya lonjakan  berarti dari masyarakat yang berolahraga. Jumlah mereka yang berolah raga nyaris sama, seperti hari-hari sebelumnya. Bedanya, masyarakat lebih bebas melaksanakan hobi berolah raga, dibanding saat belum dilaksanakannya CFD tambahan. 

Selain itu pada CFD Manahan, ini lintasan olahraga terbebas dari aktifitas ekonomi pedagang kaki lima. Bahkan mereka yang hendak mendekat, sudah diperingatkan oleh petugas untuk tidak memasuki wilayah CFD Manahan.

Sebelumnya, Kabid Lalu Lintas Dishub Solo, Ari Wibowo, menyampaikan CFD Manahan  sudah direncanakan sejak Agustus 2025. Mengingat berbagai pertimbangan, agenda tersebut baru diuji coba pada awal September 2025.

“Sesuai arahan Pak Walikota Respati Ardi, karena CFD Slamet Riyadi sudah terasa penuh dan tidak kondusif maka dicarikan tempat lainnya yang  lebih kondusif dan agar masyarakat bisa berolahraga dengan serius. Pilihannya jatuh di kawasan Manahan,” ujar Ari

CFD Manahan sendiri digelar setiap Minggu pagi pukul 05.00 WIB-08.00 WIB. Area yang termasuk CFD adalah  Jl Adi Sucipto khusus lajur utara di mulai dari Simpang Mako Brimob hingga Plaza GOR Indoor Manahan. Berlanjut di Jl Gelora Manahan hingga Simpang Kantor Dishub Solo.

Jl.  Menteri Supeno juga digunakan sebagai area CFD Manahan, namun khusus jalur lambat masih bisa digunakan bagi warga sekitar untuk aktivitas yang membutuhkan kendaraan secara terbatas.

“Di Jl KS Tubun, area CFD Manahan meliputi jalur pedestrian depan Selter Manahan. Sementara ruas jalannya sendiri nanti digunakan untuk dua arah sepenuhnya. Perlu dicatat di jalan itu selama CFD Manahan berlangsung akan dilarang untuk parkir,” tambahnya.

Dishub Solo menyiapkan sejumlah fasilitas parkir untuk pengunjung CFD Manahan. Di antaranya kawasan parkir dalam Stadion Manahan melalui pintu A bagi pengunjung yang datang dari arah timur dan melalui pintu B bagi pengunjung yang datang dari arah barat.

“Selain itu, fasilitas parkir yang bisa digunakan adalah kawasan RS Bhayangkara dan jalur pedestrian Selter Manahan untuk kendaraan roda dua,” ujarnya.

Karena difokuskan bagi pengunjung CFD yang ingin berolahraga, lanjut Ari, CFD Manahan tidak diperbolehkan bagi pedagang kaki lima untuk membuka lapak.

“Sesuai arahan juga, CFD Manahan harus steril dari PKL. Kecuali para pedagang di selter, karena memang sehari-hari sudah di situ. Kami berharap hal ini bisa mendukung masyarakat Solo menjadi lebih sehat lagi. Dalam pelaksanaannya nanti akan terus kami evaluasi untuk pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. (mbo/ss)

Berita Terkait

Top