Lucy Kurniasari Berharap BGN Terbebas dari KKN


Lucy Kurniasari. (foto:ist)

Semarangsekarang.com (Jakarta),-  Anggota Komisi IX DPR RI Lucy Kurniasari mendukung dan mengapresiasi “nyanyian” mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya mengenai penyimpangan dan dugaan korupsi di tubuh BGN.

Lucy menyebut ada dua hal yang menyebabkan dirinya mendukung “nyinyian” Sony tersebut.

Pertama, sebut Lucy, “nyanyian” Sony akan membuka tabir siapa saja yang terlibat penyimpangan dan dugaan korupsi di BGN.

Hal ini, tutur Lucy, akan membuka praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) di dalam tubuh BGN.

Politisi Partai Demokrat ini mengimbau Sony sebaiknya mengungkapkan keterlibatan lembaga lain terkait kepemilikan SPPG.

“Misalnya Sony menjelaskan proses adanya lembaga yang memperoleh SPPG hampir 2000. Dengan begitu, Sony memang membuka semua pihak dan lembaga yang mendapat SPPG secara tidak wajar dan berpotensi melanggar hukum,” cetus Lucy.

Menurut Lucy, praktik KKN itu harus dibuka agar persoalan itu dapat dibersihkan di BGN.

“Dengan begitu, BGN ke depan dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat yang sudah pada titik nadir terendah. Kepercayaan masyarakat terhadap BGN dapat dipulihkan dan ke depannya BGN dapat melaksanakan fungsi dan tugasnya akan lebih mudah,” imbuh Lucy.

Lucy pun mengapresiasi BGN yang sudah mengevaluasi dan memperbaiki tatakelola serta mambatasi sasaran penerima manfaat.

“Semoga hal ini dapat mengembalikan kepercayaan Masyarakat terhadap BGN dan program MBG,” harap Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya ini.

Kedua, ungkap Lucy, “nyanyian” Sony itu juga dapat menjadi acuan untuk mengevaluasi hasil pembangunan SPPG.

Lucy menganggap, evaluasi ini diperlukan agar ke depannya SPPG tidak ada lagi yang melanggar aturan yang sudah ditetapkan.

“SPPG yang tidak memenuhi standar, dengan sendirinya harus diperbaiki. Dengan begitu nantinya standar tata kelola di SPPG sama di seluruh Indonesia,” tegas Lucy.

Apabila standarisasi SPPG terpenuhi, terang Lucy, maka kebersihan dan kualitas MBG dapat lebih terjamin.

“Hal ini kiranya akan dapat meminimalkan keracunan makanan sebagaimana yang banyak terjadi beberapa waktu yang lalu,” ujar Lucy.

Legislator asal Dapil Jatim 1 ini berharap “nyanyian” Sony dapat menjadi pintu masuk untuk membenahi BGN.

“Dengan demikian, untuk ke depannya BGN dapat melaksanakan fungsi dan tugasnya dengan lebih optimal dan terbebas dari KKN,” tutup Lucy Kurniasari.(mbo/ss)

Berita Terkait

Top