Menengok Keramaian Ramadan di Pesantren As Shodiqiyah


Para santri saat menyimak apa yang disampaikan KH Shodiq Hamzah di Masjid Al Mabrur (foto : Wahid)

Semarangsekarang.com (Semarang),- Banyak cara bisa dilakukan untuk  menunggu bedug magrib. Salah satunya dengan melakukan berbagai kegiatan positif seperti tadarus Al-Quran dan belajar kitab kuning. Cara tersebut salah satunya  dilakukan oleh santri dan santriwati pondok pesantren Ashodoqiyah Sawah Besar Kaligawe kota Semarang.

Pengasuh pondok pesantren As Shodiqiyah KH. Shodiq Hamzah mengatakan para santri diwajibkan mengikuti kegiatan tersebut selama bulan Ramadhan. 

“Kegiatan itu wajib mulai kelas Madrasah sampai dengan sanawiyah wajib mengikuti,” kata KH. Shodiq kepada Semarangsekarang.com Jumat (14/3/2025).

Kegiatan tersebut dimulai sejak saur kemudian dilanjutkan dengan sholat Subuh berjamaah dan dilanjutkan dengan belajar kitab kuning.

“Setelah sholat duhur berjamaah istirahat dan setelah sholat ashar baru dilanjutkan dengan membaca kitab kuning. intinya selama bulan Ramadhan harus katam baik Al Quran maupun kitab kuning,” tambahnya.

Mereka belajar kitab kuning di Masjid Al Mabrur selanjutnya dilanjutkan dengan buka puasa bersama. 

Selain ditanamkan belajar ilmu agama juga beberapa pelatihan kewirausahaan sehingga setelah keluar dari pondok mereka bisa terjun ke masyarakat dengan menerapkan keahlian yang dimiliki selama mondok di Ponpes.

“Jadi selama mondok mereka belajar dengan sungguh-sungguh sehingga setelah keluar bisa mempraktekkan nya di masyarakat baik ilmu agamanya maupun ilmu kewirausahaan,” pungkasnya. (hid/ss)

Berita Terkait

Top